News / Aktual

BAPPEDA Bojonegoro Mengadakan Rapat Koordinasi TPB SDG's

BAPPEDA Bojonegoro Mengadakan Rapat Koordinasi TPB SDG's

Aktual - Bojonegoro- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, merupakan perwujudan pemerintah daerah yang berperan sebagai ”agent of change” dalam pembangunan yang bertugas menentukan dan mengarahkan proses perencanaan pembangunan daerah, mengelar rapat kordinasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) bertempat di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Senin (21/12/2020).

Dalam acara tersebut dihadiri 12 OPD (Organisasi Perangkat Dearah), dan pejabat dari 28 kecamatan se - Sekabupaten Bojonegoro beserta narasumber dari Tenaga Ahli bidang Pembangunan Partisipatif (TA PP)P3MDKemendesa PDTT Kanupaten Bojonegoro.

Konvergensi SDGs Desa, Perencanaan Desa, Prioritas Dana Desa dan IDM sebagai (salah satu) alat ukur, menjadi topik bahasan dalam acara tersebut.

"Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGS) adalah pembangunan yang menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi, keberlanjutan kehidupan sosial, kualitas lingkungan hidup, dan menjamin keadilan serta terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas hidup dari  satu generasi ke generasi berikutnya".

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten perekonomian dan pembangunan I Nyoman Sudana, mewakili Bupati Bojonegoro, dalm kata pembukanya.

"TPB/SDGs menjadi urgent karena merupakan komitmen global yang mengikat semua negara dan menjadi komitmen nasional dengan ditetapkannya Perpres Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB)," Sambung Nyoman.

Lebih lanjut I Nyoman Sudana menyampaikan bahwa TPB/SDGs telah menjadi prioritas pembangunan nasional, "Upaya pencapaian target TPB/SDGs telah menjadi prioritas pembangunan nasional  yang memerlukan sinergi kebijakan perencanaan di tingkat nasional, provinsi maupun Kabupaten. dimana didalam dokumen perencanaan baik RPJMN dan RPJMD Provinsi Jawa Timur maupun RPJMD Kabupaten Bojonegoro 2018-2023 telah terakomodir dalam bentuk program, indikator, dan target yang terukur serta indikasi dukungan pembiayaanya," sambungnya.

Sementara itu Edy Prayitno Tenaga Ahli bidang Pembangunan Partisipatif (TA PP)P3MD Kemendesa PDTT Kabupaten Bojonegoro dalam pemaparanya menyampaikan perlunya pengawasan dan fasilitasi semua pihak,"Perlunya pengawalan dan fasilitasi dari semua pihak terkait konvergensi SDGs Desa dan Prioritas Penggunaan Dana Desa dengan menggunakan IDM sebagai salah satu alat ukurnya." ungakap Edy.

"Kuncinya pada penyusunan perencanaan desa yang baik dan konsisten. harapannya, semua desa bisa mengimplementasikan SDGs Desa," harap Edy Prayitno diakhir paparanya.(*)

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!