News / Aktual

Modali RP700 Juta untuk Gagalkan Pelantikan, Ayu Diciduk Polisi

Modali RP700 Juta untuk Gagalkan Pelantikan, Ayu Diciduk Polisi

Aktual - Diduga berencana menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019 lalu, Suci Rahayu alias Ayu diciduk Polda Metro Jaya.

Kabar ini dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto.

"Iya betul, polisi sudah menangkap Suci Rahayu alias Ayu," katanya, Rabu (23/10/2019).

Terciduknya Ayu berawal dari penangkapan Samsul Huda. Diduga, Samsul berperan sebagai otak yang merancang gerakan melalui grup WhatsApp 'Fisabilillah'.

Melalui grup itu, Samsul merancang upaya menggagalkan pelantikan presiden dengan menciptakan kekacauan. Caranya, dengan melemparkan peluru bola karet di DPR saat penyelenggaraan pelantikan.

Berdasarkan percakapan di group, Ayu yang juga seorang ibu rumah tangga ini  disebut-sebut sempat menyalurkan sejumlah uang pada Samsul untuk biaya produksi peluru bola karet.

"Ayu memberikan dana kepada tersangka Samsul Huda sebesar Rp700 juta untuk membeli beberapa perlengkapan yakni ketapel, peluru katapel, dan bom hidrogen untuk menyerang polisi," katanya.

"Kita menangkap Ayu di rumahnya, di kawasan Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, hari Senin kemarin. Sekarang ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya," pungkasnya.

Dalam berita sebelumnya disebutkan bahwa polisi menangkap 6 orang tersangka lainnya dalam kasus rencana penggagalan pelantikan ini. Dengan tertangkapnya Ayu, polisi sudah menangkap total 7 tersangka. ris

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!