News / Aktual

Pantau Penyerapan Gabah dari Petani, Gubernur Jawa Timur Kunjungan Kerja ke Bojonegoro

Pantau Penyerapan Gabah dari Petani, Gubernur Jawa Timur Kunjungan Kerja ke Bojonegoro

Aktual - Bojonegoro - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa mengunjungi Kabupaten Bojonegoro, Minggu (04/04) untuk melihat secara langsung penyerapan gabah dari petani. Kunjungan dilakukan di UD. Mitra Tani Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro.

 

Gubernur Khofifah bersama rombongan disambut langsung oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah beserta Kepala OPD di lingkup Pemkab Bojonegoro.

 

Kedatangan Gubernur ini sebagai komitmen Pemerintah untuk menyerap gabah hasil panen para petani dari Jawa Timur, Khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

"Saya ingin memastikan kondisi beras dan gabah, di titik sentra strategis Bojonegoro. supaya kita dapat mengambil keputusan dengan yakin," ujarnya.

 

Gubernur Khofifah menuturkan sudah melakukan mengidentifikasi kondisi di Jawa Timur dan melaporkan ke Mennteri dan Presiden. Pihaknya melaporkan terkait kebutuhan strategis petani yang mendesak saat ini adalah driyer yakni alat pengeringan gabah. Tujuannya agar gabah dapat kering secara baik dan menghasilkan beras dengan kondisi yang maksimal.

 

Selain itu, dalam kunjungan tersebut Gubernur sengaja mengajak Direktur Bank Jatim agar dapat melihat langsung kondisi di lapangan. Harapannya bisa membangun kerjasama bersama gabungan kelompok tani (Gapoktan) dan pengusaha.

 

"Produksi gabah di Jawa Timur saat ini cukup tinggi dan pertama di Indonesia menggeser Jawa Tengah," tambahnya.

 

Seperti diketahui sebelumnya Gubernur Khofifah menolak secara tegas terkait rencana impor beras. Rencana itu sangat berdampak pada harga gabah di tingkat petani.

 

Sementara itu Bupati Bojonegoro, Anna Mu'awanah mengatakan dengan kehadiran Gubernur Jawa Timur di Bojonegoro. Kehadiran Gubernur memotivasi Kabupaten Bojonegoro untuk lebih baik lagi dalam mengambil peran untuk peningkatan produksi pertanian.

 

“Saat ini Kabupaten Bojonegoro terbesar nomor tiga untuk produksi gabah dan beras se Jawa Timur,” katanya.

 

Pemkab Bojonegoro sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait hasil penjualan pertanian. Saat ini harga Gabah di tingkat petani mencapai Rp.4.300.

 

Bupati Anna berharap kedepan dengan kondisi hasil produksi pertanian di Bojonegoro, lumbung pangan Jawa Timur dapat dihasilkan dari para petani di Bojonegoro. ( Humas Pemkab)

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!