News / Aktual

Sitopu : Apresasi Kerja Cepat Kepolisian dalam Mengusut Dugaan Malpraktek PT. KPSS

Sitopu : Apresasi Kerja Cepat Kepolisian dalam  Mengusut Dugaan Malpraktek PT. KPSS

Aktual - Karawang - Kasus dugaan kejahatan kesehatan dalam bentuk swab ilegal yang dilakukan oleh PT. KPSS yang dilaporkan Kantor Hukum Arya Mandalika beberapa waktu lalu, akhirnya mendapat balasan dari Kepolisian Resort (Polres) Karawang.

Melalui Satreskrim Polres Karawang, Surat mernomor B/2949/VII/2021/Reskrim menjelaskan bahwa surat pengaduan dugaan adanya tindak pidana praktik kedokteran yang dibuat dan ditandatangani oleh Kantor Hukum Arya Mandalika pada Rabu (3/7/21), Polres Karawang akan melakukan penyelidikan.

 

Kantor Hukum Arya Mandalika, melalui Sepri Antoni Sitopu, SH sangat mengapresiasi respon cepat pihak kepolisian Polres Karawang dalam menangani kasus dugaan swab ilegal yang mengangakibatkan korban luka dibagian hidung tersebut.

 

"Hari ini, Kantor Arya Mandalika telah menerima surat balasan dari Polres Karawang terkait aduan kami beberapa waktu lalu tentang kasus dugaan mal praktek dalam bentuk Swab ilegal atau tindak kejahatan Kesehatan", ujar Sepri, Rabu (7/7).

 

Sepri yakin pihak kepolisian Polres Karawang bisa bekerja secara cepat dan profesional. "Atas respons jawaban tersebut, kami sangat mengapresiasi pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Karawang. Kami yakin pihak kepolisian bisa berkerja secara cepat dan profesional", tambahnya.

 

Diketahui dugaan mal praktek swab ilegal ini telah menyebabkan korban luka. Swab dilakukan tanpa komunikasi dengan Satgas Covid-19 setempat, serta dilakukan bukan oleh tim medis melainkan warga negara asing (WNA).

 

"Mal praktek ini telah menyebabkan masyarakat (pekerja) menjadi korban. Oleh karenanya tindakan kepolisian dalam mengusut kasus dugaan malpraktek ini, wujud dari sikap Polres Karawang dalam melindungi dan masyarakatnya, serta sejalan dengan nawacita presiden Jokowi terutama dalam mengatasi pademi Covid-19", pungkasnya. (Kang Sep)

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!