FokusKatusba KatusbaLifestyle

Bahas Gaya Belajar, Pakar Literasi Ini Ajak Siswa Atasi Tantangan Global

Bagikan:

KatusbaLifestyle | Agar lebih efektif, proses pembelajaran di abad 21 ini sebaiknya menggunakan modul dengan didesain lebih relevan, efektif dan menarik, sehingga peserta didik dapat mengatasi tantangan global dengan keterampilan yang disiapkannya, seperti berpikir kritis, komunikatif, kolaboratif, kreatif, dan literatif.

Strategi pembelajaran demikian terungkap dalam Seminar Literasi yang digelar Protokol Bumi Siliwangi Satuan Darul Larang UPI Kampus Sumedang, yang menampilkan pakar literasi, Riche.

“Gaya belajar siswa haruslah diperhatikan dan disesuaikan dengan keadaan saat ini,” ucapnya, Rabu (13/11/2019).

Riche juga memaparkan bahwa guru sebaiknya mendesain pembelajaran abad 21 dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut.

1.Mengajarkan kemampuan metakognisi  atau peserta didik harus mampu sampai menyelesaikan masalah bukan hanya menghafal.

2. Membangun kolaborasi pembelajaran.

3. Menggunakan teknologi dalam pembelajaran guna untuk meningkatkan inklusi peserta didik dengan arahan yang baik.

4. Model pembelajaran terpusat pada peserta didik tugas guru hanya menjadi fasilitator.

5. Model pembelajaran tanpa batas maksudnya peserta didik mampu memaknai materi dengan serius sampai dapar diimplementasikan oleh dirinya sendiri.

Seminar yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumedang ini diikuti dengan antusias oleh para paserta.

“Semoga seminar yang diadakan selanjutnya tidak hanya mahasiswa yang menjadi peserta tetapi juga guru-guru yang ada di Kabupaten Sumedang, sehingga kualitas guru dapat meningkat” ungkap Neng Lely, peserta seminar. may

Editor: Reza Hamdani Rohmawan