FokusKatusba KatusbaSports

Bambang Pamungkas Sampaikan Pesan Mendalam Kepada The Jak Mania

Bagikan di:
Bambang Pamungkas. (Photo from ligaolahraga / Katusba.com)

KatusbaSports | Beberapa jam terakhir, sempat terjadi kontroversi di kalangan fans The Jak mengenai statement alias pernyataan dari Bambang Pamungkas di Instagram yang diunggah pada Selasa (5/11/2019).

Tertulis kalimat yang menyulut kontroversi yaitu “Bermainlah Untuk Keluargamu”. Bambang sendiri menegaskan kalau ada yang menanggapi secara negatif maka ia gagal paham dan minim budaya membaca.

“Klik artikel di bio saya untuk artikel (opini) selengkapnya. Budayakan membaca agar tidak gagal paham,” ujar legenda timnas Indonesia sekaligus Persija Jakarta tersebut dalam caption posting Instagramnya, Selasa (5/11/2019).

View this post on Instagram

👨🏻 . “Bermainlah Untuk Keluargamu” . Ini bukan tentang memiliki, atau tidak memiliki. Ini tentang bagaimana “menyentuh” sisi emosional terdalam seseorang. Jika semua pemain @persijajkt seperti @ismedsofyan14, maka semuanya akan jauh lebih mudah. . “Ketika amarah sudah mengambil alih kendali, maka logika akan terabaikan”. . Saatnya menyusun kembali serpihan semangat dan kepingan harapan, kemudian menepuk pundak orang di sebelahmu seraya berkata, "Ayo berjuang bersama-sama kawan". . Klik tautan di bio saya untuk artikel selengkapnya. Budayakan membaca sampai selesai, agar tidak terjadi ke-gagal paham-an 🙏🏻 . #GuePersija #PersijaJakarta #PersijaSelamanya #TS3 . Tetap Semangat dan Sukses Selalu ✊🏻 . Photo by @imammiot . •••••

A post shared by • Bambang Pamungkas • (@bepe20) on

Dalam postingan tersebut, Bambang Pamungkas dituding oleh segelintir The Jak Mania menyebarkan paham yang salah. Bahkan, akun dengan username irlan.alarancia mengatakan kalau sang legenda sudah tidak ingin bermain di Persija Jakarta dan meminta Bambang untuk angkat kaki dari tim Macan kemayoran.

“JAKMANIA (fans Persija) membutuhkan pemain yang ingin bermain untuk tim, silahkan angkat kaki apabila ingin bermain untuk keluarga,” ujar akun tersebut melalui caption posting Instagram pada Selasa (5/11/2019).

Meski sudah ditegaskan untuk membaca artikel secara menyeluruh, tampaknya kesalahpahaman dari segelintir The Jak Mania ini tetap ada. Melalui blognya, striker yang akrab disapa Bepe ini mengatakan kalau semua pemain Persija Jakarta tidak seperti Ismed Sofyan.

“Semua pemain di Persija tidak bisa disamakan dengan Ismed Sofyan. Kecintaan setiap pemain berbeda-beda. Ada beberapa pemain yang baru 2-3 tahun di sini, malah ada juga yang baru musim pertama membela Persija,” jelas Bepe melalui tulisan di blognya bambangpamungkas20.com pada Selasa (5/11/2019).

Lalu, Bepe juga menegaskan kalau kalimat ‘bermain untuk keluarga’ merupakan perumpamaan yang diambil olehnya untuk memberi semangat dan dukungan moral terhadap rekan-rekannya.

“Ini bukan permasalahan kecintaan terhadap tim (Persija), tetapi ini permasalahan menyentuh sisi emosional terdalam dari pemain agar mampu mengeluarkan permainan terbaiknya,” tambahnya.

Pengambilan kata keluarga sendiri juga dirasa sangat pas oleh pemain bernomor punggung 20 tersebut. Menurutnya, keluarga merupakan sesuatu yang penting bagi seluruh manusia.

“Kenapa keluarga? karena manusia akan rela melakukan apa saja yang berkaitan dengan keluarga sehingga bisa jadi menaikkan performanya di atas lapangan seperti karakter Michael dalam film The Blind Side (2009),” ungkap Bepe.

Selain itu, Bepe juga menyatakan dirinya keheranan akan reaksi dari suporter Persija Jakarta tersebut. Ia menyatakan pernah mengucapkan hal serupa pada tanggal 2 Juni 2017 di Instagram dan tidak banyak yang protes.

“Ini permasalahan sosio-psikologis dalam urusan ‘kapan’. Ketika Persija sedang dalam kondisi yang bagus kalimat itu tidak dipermasalahkan. Baru ketika kita sedang dalam performa yang buruk baru dipermasalahkan, kenapa?” tulis Bepe keheranan.

Sementara itu, Persija Jakarta sendiri memang sedang dalam kondisi terpuruk. Persija kini berada di posisi ke-14 klasemen sementara dan hanya memenangi 2 laga dari 5 pertandingan terakhirnya.

Persija kini sudah mengumpulkan total 27 poin dari 24 laga yang sudah dijalani dan hanya terpaut 2 poin saja dari jurang degradasi meski sempat menang dalam laga terakhirnya melawan PS Tira Persikabo dengan skor 2-0 pada Minggu (3/11/2019).

Sumber: Blog Bambang Pamungkas

Editor: Ghivarra Senandika Rushdie

Tinggalkan Komentar