FokusKatusba KatusbaNews

Debat soal Papua, Budiman Sudjatmiko: “Susun Ulang Kekuasaan!”

Bagikan di:
Katusba.com | Budiman Sudjatmiko
Budiman Sudjatmiko ketika muda. (Photo by CNN| Katusba.com)

KatusbaNews | Dalam debat antara aktivis dan politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Budiman Sudjatmiko dengan aktivis sekaligus pengamat politik dan sutradara film ‘Sexy Killer’, Dandhy Laksono berlangsung panas pada Sabtu sore (21/9/2019).

Debat yang mencapai durasi dua jam setengah lebih itu mengupas tuntas soal kondisi Papua saat ini serta menjawab berbagai pertanyaan dari para penonton.

Dalam kesimpulan dari debat tersebut, Budiman mengatakan bahwa negara harus disusun ulah rentetan kekuasaannya. Ia menyatakan bahwa kekuasaan-kekuasaan harus kembali ke akar rumput.

“Kekuasaan harus disusun ulang,” ujar Budiman saat menutupi dialog yang diadakan di Alinea TV tersebut.

Budiman menyimpulkan bahwa ada sesuatu yang penting yang disebut dengan data. Data-data itulah yang menurutnya harus dikelola oleh orang-orang tribal atau kesukuan agar tidak serasa dikolonialisasi oleh negara sendiri.

“Tribal (Suatu kelompok masyarakat) adalah penguasa tertinggi dari data yang tidak boleh lari ke perusahaan swasta. Data tidak boleh lari ke Tokopedia, Gojek, bahkan Google,” tegasnya.

Lalu Budiman pun menambahkan bahwa disinilah peran negara untuk memfasilitasi suatu kelompok masyarakat tersebut untuk maju.

“Data-data yang disebutkan itu harus dikelola oleh tribal (suatu kelompok masyarakat) dan negara hanya berperan sebagai fasilitator disini, serta harus dilakukan tanpa ada kekerasan!” pungkas Budiman. gsr

Editor: Ghivarra Senandika Rushdie

Ghivarra Senandika Rushdie
Ghivarra Senandika Rushdie
"Bersikap adil semenjak masih dalam pikiran" -Pramoedya Ananta Toer [email protected]

Tinggalkan Komentar