FokusKatusba KatusbaSports

Dibantai di Kandang, Alasan Pochettino: Penyerang Bayern Terlalu Tajam

Bagikan:
Katusba.com | Alasan Pochettino penyerang bayern terlalu tajam
Pemain Tottenham Hotspurs sedang berada dalam peforma yang buruk setelah kalah oleh Colchester di Carabao lalu dibantai Bayern Munich di kandang. (Photo by GettyImages)

KatusbaSports | Hasil mengejutkan datang dari Liga Champions pada Rabu dini hari (2/10/2019). Tottenham Hotspurs dipermak 2-7 di kandang sendiri oleh Bayern Munich pada laga kedua Grup B Liga Champions tersebut. Sementara, alasan Pochettino untuk kekalahan ini adalah penyerang Bayern yang terlalu tajam.

Tentu saja alasan dari pelatih Spurs ini mengundang berbagai aksi dan reaksi dari fans sepakbola. Pasalnya, skor akhir yang terlihat memang terlalu mencengangkan. Kalah dengan selisih 5 gol di kandang sendiri jelas merupakan hal memalukan.

“Kami bermain cukup baik hingga menit ke-30 dan menutup babak pertama dengan tidak begitu buruk. Perbedaannya adalah penyerang Bayern terlalu tajam saat ada peluang,” ucap Pochettino saat diwawancara setelah laga selesai.

Apabila melihat statistik pertandingan, alasan Pochettino ini masuk akal. Tottenham mencatatkan 15 tendangan dan 8 diantaranya tendangan ke arah gawang. Sementara Bayern memiliki 19 tendangan dengan 10 diantaranya tepat sasaran.

“Kami memiliki jumlah tendangan dan tendangan ke arah gawang yang kurang lebih sama dengan Bayern. Penyerang Bayern hanya bermain jauh lebih baik dan jauh lebih tajam,” ungkap Pochettino.

Lalu, alasan Pochettino yang kedua untuk kekalahan memalukan tim London Utara ini adalah kurangnya motivasi dari pemain. Ia mengatakan bahwa pemain-pemainnya serasa kurang termotivasi.

Hal ini terlihat dengan jelas terutama saat sudah tertinggal dan kemasukkan 3 gol dalam kurun waktu 5 menit. Ya, Spurs memang kemasukkan 3 gol dari menit ke 83 sampai dengan 88 oleh Serge Gnabry (2 gol) dan Lewandowski (1 gol).

BACA JUGA:

Lawan Club Brugge, Eden Hazard Pede Tampilkan Performa 100 %

Start Terburuk Manchester United dalam 30 Tahun Terakhir, Ini Kata Ole

“Kalian mungkin menyebut alasan saya membosankan. Tetapi itulah yang terjadi pada sepakbola saat ini. Bila kamu tidak bisa tampil maksimal atau termotivasi untuk itu, maka inilah yang terjadi,” kata Pochettino lagi.

Lalu, Pochettino pun menutup bahwa Spurs berniat untuk bangkit dari situasi ini.

“Kami harus hadapi kenyataan kami kalah telak. Dan itu yang dibutuhkan untuk move on dari hasil ini,” tutupnya.

Semenatra itu, kekalahan ini pun membuat Tottenham Hotspurs harus turun ke posisi 3 klasemen sementara pada lanjutan Liga Champions Grup B. gsr

Editor: Ghivarra Senandika Rushdie