FokusKatusba KatusbaTechno

Fitur Sidik Jari WhatsApp Dituding Cuma Bahagiakan Peselingkuh

Bagikan di:

KatusbaTechno | Baru-baru ini, WhatsApp menerbitkan fitur keamanan baru yakni penguncian sidik jari atau fingerlock, untuk melindungi chat pengguna dengan pihak lain. Namun, ternyata tak semua orang bahagia dengan fasilitas WhatsApp ini.

Protes bermunculan dari pengguna yang memiliki pasangan. Sebagian dari mereka mengaku kadang ingin melihat isi chat pasangan masing-masing. Kini kebiasaan itu terhambat gara-gara ada fingerlock.

Tuti Aisa (35), warga Surabaya, mengaku terganggu karena kini suaminya menggunakan kunci sidik jari.

“Saya tak bisa lagi membaca chat suami saya dengan bebas,” katanya.

Vincent Kejitan, kolumnis teknologi di Standard Media,mengatakan keluhan itu merupakan hal yang wajar.

“Ya memang sih, terlihat posesif. Tapi ada yang bilang, jika pasangan sudah berani meninggalkan ponsel tanpa dikunci, berarti hubungan itu layak dipertahankan. Jika tidak berani, nah.. itu patut dicurigai,” katanya, Kamis (7/11/2019).

Terlebih jika ada pengguna yang sama sekali tak mau melepas ponselnya, sampai membawa serta ke kamar mandi, demi melindungi isi chat di ponsel.

“Tak heran jika fingerlock WhatsApp malah dianggap bikin chit-chat perselingkuhan lebih aman, sehingga tak takut meletakkan ponsel di mana saja, ” tambah Vincent.

Padahal, tujuan WhatsApp adalah untuk meningkatkan keamanan pengguna, sehingga obrolan bisa terlindung dari ulah peretas.

Tapi perlu diingat, fingerlock di WhatsApp ini bisa digunakan dengan dua jari yang berbeda. Artinya, si kunci bisa saja disetting oleh dua orang, dengan jari yang berbeda. suc

Editor: Reza Hamdani Rohmawan

Tinggalkan Komentar