FokusKatusba KatusbaLifestyle

Gara-gara Ucapan Reporter, Medsos Tuai Pro Kontra Terompet Sangkakala

Bagikan di:

Katusba.com | ilustrasi terompet sangkakala

KatusbaLifestyle | Potongan rekaman video dimana seseorang menyebutkan terompet sangkakala dalam sebuah upacara pemakanan di TMP Kalibata Jakarta viral di media sosial.

Viralnya rekaman tersebut bukan karena upacara pemakamannya yang luar biasa, melainkan ada penyebutan istilah peniupan terompet sangkakala sebagai bagian dari upacara pemakanan tersebut.

Kata terompet sangkakala tersebut diucapkan oleh repoter CNN TV Indonesia, yang melakukan siaran upacara pemakaman, langsung dari lokasi.

Rekaman tersebut menjadi objek obrolan hangat warga Twitter. Sebagian menganggap reporter tersebut salah bicara, karena menganggap sangkakala hanya ditiupkan saat kiamat.

Ada aktivis Twitter yang mengomentarinya dengan kata-kata “kiamat telah tiba”, ada juga yang menyebutnya sebagai “tanda-tanda kiamat”.

Akun @DianiKramer misalnya, menulis, “Benar2 pesan dari pemuda akhir zaman.”

Namun, muncul pula sanggahan.

Akun @bellahutabaratt mengatakan, “bingung salahnya dimana, istilah terompet sangkakala kan emang dipakai dalam kegiatan upacara militer. Di Wikipedia sendiri bahkan dijelasin arti dari Sangkakala”.

Sedangkan @hafizizza1 menyebutkan “Tidak ada yang salah dengan sangkakala”, seraya menampilkan gambar berisi tulisan mengenai penjelasan tulisan sangkakala.

Hingga berita ini diturunkan, pro kontra ihwal terompet sangkakala masih berlangsung.

Namun, ada pula yang mengomentarinya dengan nada jenaka. Seperti yang diposting @_septianra:

“Sangkakala di tiup di gedung dpr aja mas biar pada bangun klo rapat”. alf

Editor: Ghivarra Senandika Rushdie

Tinggalkan Komentar