FokusKatusba KatusbaNews

Pasal-pasal Kontroversial dalam RUU KUHP: Jangan Menggelandang dan Pulang Malam

Bagikan di:

katusba.com - Penolakan RUU KUHP

KatusbaNews | RUU KUHP produk Indonesia menuai kontroversi. Penolakan tejadi di bebagai tempat di Tanah Air. Jika gelombang penolakan terus berlangsung,dipastikan KUHP Belanda yang mulai berlaku sejak 1915 akan tetap digunakan.

Berikut adalah pasal-pasal kontroversial  yang ada dalam RUU KUHP tersebut, yang merupakan hasil rangkuman katusba.com, Senin (23/9/2019):

Ternak nyelonong ke kebun tetangga bisa kena denda Rp10 juta rupiah

Pasal 278: Setiap orang yang membiarkan unggas yang diternaknya berjalan di kebun atau tanah yang telah ditaburi benih atau tanaman milik orang lain dipidana dengan pidana denda paling banyak Kategori II (Rp10 juta)

Gelandangan tiba-tiba dipenjara 3 Bulan, tanpa kejelasan dia mengganggu ketertiban umum atau tidak.

Pasal 505:

1. Barang siapa bergelandangan tanpa pencarian, diancam karena melakukan pergelandangan dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan.

2. Pergelandangan yang dilakukan oleh tiga orang atau lebih, yang berumur di atas enam belas tahun diancam dengan pidana kurungan paling lama enam bulan.

Sedangkan pasal berikut dianggap diskriminatif terhadap perempuan, tidak ada saksi bagi pihak prianya. Dianggap disktiminatif juga bagi kaum perempuan orban perkosaan.

Pasal 470 Ayat 1:

Setiap perempuan yang menggugurkan atau mematikan kandungannya atau meminta orang lain menggugurkan atau mematikan kandungan tersebut dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun.

Pasal 471 Ayat 1:

Setiap orang yang menggugurkan atau mematikan kandungan seorang perempuan dengan persetujuannya dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Selain itu, mengacu pada pasal Pasal 432, ada juga pasal kontroversial lainnya, mengenai wanita pulang malam. Disebutkan dalam pasal ini, wanita pekerja yang pulang malam dan terlunta-lunta di jalanan, serta dianggap gelandangan dikenai denda Rp 1 juta. ros

Tinggalkan Komentar