FokusKatusba KatusbaSports

Sempat Frustasi dan Dirawat, Ginting Gagal Pertahankan Gelar

Bagikan di:
Katusba.com | Anthony Sinisuka Ginting
Ginting gagal mengulang catatan manis tahun lalu. (Photo by BolaSport / Katusba.com)

KatusbaSports | Pebulutangkis tunggal putra andalan Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting gagal mempertahankan gelar Cina Open yang diraihnya tahun lalu.

Kento Momota yang merupakan peringkat satu dunia berhasil mengalahkan Ginting di final Cina Open Super 1000, Minggu (22/9/2019) melalui rubber game yang ketat.

Pebulutangkis asal Jepang tersebut berhasil membalaskan kekalahan dari Ginting yang dialaminya di Cina Open Super 1000 tahun lalu. Kemenangan ini juga turut menambah rekor kemenangan Momota terhadap Ginting menjadi 10-3 untuk Momota.

Kekecewaan pada Ginting semakin terlihat ketika tidak ada sedikitpun senyuman dari Ginting saat menerima penobatan sebagai juara kedua Cina Open Super 1000.

Jalannya pertandingan sangatlah seimbang. Pada game pertama, kejar-kejaran skor terus berlangsung sampai skor mencapai 17-17. Bahkan di penghujung set pun Ginting terlihat kewalahan.

Namun, akhirnya Ginting melakukan counter gemilang yang tak mampu dibalas oleh Momota. Counter itu mengakhiri set pertama dengan skor 21-19 untuk kemenangan pebulutangkis andalan Indonesia tersebut.

Katusba.com | Counter gemilang Anthony Sinisuka Ginting
Ginting melakukan Counter gemilang sembari terjatuh. (Katusba.com)

Game kedua, Momota mampu mendominasi pertandingan setelah mendapat semangat yang lebih. Ginting tak mampu menahan serangan-serangan dari Momota dan terpaksa harus mengakui keunggulan Momota dengan skor 17-21.

Pada game terakhir, Momota menguasai jalannya pertandingan sampai Ginting sempat frustasi dan melempar raket miliknya. Ginting pun mengalami cedera ringan dan sempat harus dirawat selama jeda.

Meskipun begitu, Ginting terus melakukan perlawanan dan menyamakan kedudukan hingga 19-19. Tak ingin Ginting bangkit, Momotan pun meningkatkan agresivitas serangan.

Skor pada game ketiga pun berakhir dengan 19-21 untuk keunggulan pebulutangkis tunggal putra andalan Jepang, Kento Momota yang mampu membalaskan kekalahan di Cina Open Super 1000 tahun lalu. gsr

Editor: Ghivarra Senandika Rushdie

Ghivarra Senandika Rushdie
Ghivarra Senandika Rushdie
"Bersikap adil semenjak masih dalam pikiran" -Pramoedya Ananta Toer [email protected]

Tinggalkan Komentar