FokusKatusba KatusbaNews

Usung IoT, Pemkab Sumedang Bidik World Class Government

Bagikan di:
Katusba.com | Dony Munir bupati Sumedang
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. fb/katusba.com

KatusbaNews | Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dipimpin oleh Dony Ahmad Munir terus memantapkan langkah untuk mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyebutkan, dalam menyelenggarakan pemerintahan, pihaknya ingin mengubah budaya manual ke budaya digital.

“Kita mulai mengaplikasikan electronic office atau e-office. Selain itu, ada juga Internet of Things atau IoT. Harapan ke depan, Sumedang menjadi smart city yang di dalamnya terdapat juga smart village,” katanya, Minggu (15/9/2019).

 IoT, sebut Dony, adalah aplikasi yang dapat digunakan sebagai layanan publik.

Bupati berharap, dengan dukungan Internet of Things (IoT), perekonomian di Sumedang bisa berkembang lebih terarah dalam digitalisasi pemasarannya.

Disebutkan Dony, pemerintah itu idealnya bisa cepat tanggap dan beradaptasi dengan perubahan zaman, terutama dalam bidang transformasi dan teknologi.

Dony juga menyatakan keinginannya agar warga Sumedang mampu beradaptasi dengan teknologi informasi, sehingga mempercepat realisasi Sumedang sebagai digital region, smart city atau smart village.

“Idealnya, warga bisa menjadi bagian dari perubahan, sehingga ke depannya Sumedang bisa meraih wordclass government dan wordclass tour destinastion,” tuturnya.

“Jika semua lini sudah berbasis internet,  khususnya IoT,  pelayanan bagi masyarakat akan semakin mudah dan praktis, sehingga mempercepat kemakmuran masyarakat,” katanya.

Senada dengan Dony, Ahli Teknologi Informasi Onno Widodo Purbo PhD menyebutkan, masa revolusi 4.0 sekarang ini harus direspons dengan melakukan ekstraksi informasi.

“Kita perlu mengoptimalkan teknologi yang sudah ada, misalnya aplikasi IoT dan big data untuk mempercepat pekerjaan,” kata Onno.

 “IoT adalah keterhubungan via internet dengan perangkat komputasi. Hal ini memungkinkan kita mengirimkan dan menerima data kapan saja dan di mana saja,’’ kata Onno.

Informasi via IoT, sambung Onno, dapat dimanfaatkan untuk memprediksi keadaan di masa depan untuk hal-hal tertentu.

‘’Misalnya memprediksi suatu tren dalam e-commerce, melalui pencermatan pola konsumsi pembeli dalam situs-situs belanja,’’ kata Onno.

“Bisa juga memperkirakan jam kedatangan, durasi perjalanan, atau prediksi peta kemacetan selama seminggu ke depan, misalnya.‘’

“Pemerintah juga bisa memanfaatkan informasi dalam big data untuk keperluan analisis arah kebijakan,” jelasnya. pra

Acep Komarudin Hidayat
Acep Komarudin Hidayat
Tinggal di Jawa Barat, selalu tertarik pada dunia menulis dan literasi. "Allah's plan is bigger than your mistakes" [email protected]

Tinggalkan Komentar