News / Gaya Hidup

Awesome! Tempat Pembakaran Sampah Spittelau di Austria ini Menyerupai Museum

Awesome! Tempat Pembakaran Sampah Spittelau di Austria ini Menyerupai Museum

Gaya Hidup - Tempat pembakaran sampah artistik ini berada di tengah-tengah ibukota Austria, Wina. Posisinya yang strategis tersebut tentunya menjadi terlihat sangat mencolok dengan desainnya yang unik dan eksentrik.

Spittelau beradai di dekat jalan-jalan layang di Wina, Austria. Oleh sebab itulah desainnya dibuat seartistik mungkin bahkan saat melakukan pembakaran pun tidak ada tercium bau-bau sampah di sekitarnya. Hebat bukan?

Selain itu, di sekitar bangunan Spittelau ini sendiri sering ada anak-anak setempat yang bermain skateboard. Sebuah pemandangan dimana anak-anak bermain di tempat pembakaran sampah selalu menjadi pemandangan ironis di Tanah Air Indonesia.

Pihak agensi wisata dan travel serta pemerintahan Austria pun membuka Spittelau untuk umum dan menjadi tujuan wisata yang lumrah apabila anda berkunjung ke Wina.

Hanya dengan mengunjungi dan mendaftarkan diri di laman resmi Spittelau, anda bisa langsung berkunjung ke tempat pembakaran sampah artistik ini dan berjalan-jalan melihat-lihat selama 2 jam.

Lalu, anda juga akan mendapatkan seorang pemandu yang menjelaskan bagaimana Spittelau bekerja, sejarahnya, teknologinya, serta orang-orang dibalik berdirinya tempat pembakaran yang menyerupai museum ini.

Tidak hanya itu saja, bila banyak anak-anak yang mengikuti tur ini, maka guide alias pemandu tersebut akan menagdakan kuis. Ini adalah hal yang positif karena kuis yang ditanyakan memiliki tema seputar lingkungan hidup dan cara menjaganya.

Spittelau sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 1971. Namun adanya musibah kebakaran yang menimpanya pada tahun 1987 membuat bangunan aslinya terbakar habis.

BACA JUGA:

Anda Phobia Naik Pesawat? Lakukan Ini!

Akibat dari kebakaran tersebut, pihak pemerintah Austria saat itu, Helmut Zilk dituntut untuk mendirikan sebuah tempat pembakaran sampah dengan standar baru serta kualitas kebersihan dan polusi yang baik.

Akhirnya, muncullah seorang seniman sekaligus pecinta alam Frederick Hundertwasser yang mengganggas ide sekaligus desain tempat pembakaran terbaru miliknya.

Pada tahun 1992, tempat pembakaran sampah Spittelau ini pun tampil dengan wajah, desain, dan teknologi terbaru saat itu. Sebuah percampuran antara seni, teknologi, dan fungsi.

Dengan adanya tempat pembakaran sampah seperti Spittelau ini, maka patut diperhitungkan bagaimana adanya kepedulian terhadap lingkungan bisa menjadi nilai plus terhadap pemasukan melalui segi wisata.

Hal positif ini tentunya diharapkan dapat direalisasikan juga di Tanah Air Indonesia. dna

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!