News / Gemah Ripah

Candi Plaosan, Monumen Cinta Kasih Sepanjang Masa

Candi Plaosan, Monumen Cinta Kasih Sepanjang Masa

Gemah Ripah - Klaten - Rasa cinta kasih Rakai Pikatan terhadap Dyah Pramudhawardani, diabadikan dalam bentuk sebuah candi. Selain itu juga mewujudkan rasa toleransi beragama di bumi Nusantara ini.

 

Candi Plaosan, terletak di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan Kecamatan Prambanan Kab. Klaten Jawa Tengah. Berjarak 1 km kearah timur dari Candi Prambanan.

 

Memasuki kawasan Candi Plaosan (Lor) akan terlihat dua buah candi utama yang megah, biasanya disebut Candi Pria ( Laki - Laki ) dan Candi Putri, Disekeliling candi utama ada pewara dan tumpukan batu yang belum selesai direstorasi.

   

Keindahan dan keunikan Candi Plaosan menjadikan tujuan wisata yang wajib dikunjungi, hampir setiap hari wisatawan lokal maupun mancanegara berdatangan, tetapi aturan protokol kesehatan yang telah ditentukan pemerintah diterapkan oleh pengelola Candi Plaosan dan wajib dipatuhi oleh para wisatawan.

 

Sisi sebelah Utara Candi Plaosan, nampak menjulang Gunung Merapi, gunung yang disakralkan warga Yogyakarta. Wisatawan sering berfoto dengan latar belakang gunung tersebut menjelang matahari terbenam, Candi Plaosan terlihat sangat indah. Sunset menerobos diantara dua candi utama, Sabtu (29/05/2021).

 

Dwi ( 40 th ) salah satu juru pelihara Candi Plaosan, saat ditemui reporter menjelaskan," Candi Plaosan ini merupakan tempat ibadah bagi pemeluk agama Budha dan juga menjadi tujuan wisata yang cukup favorit bagi para wisatawan. Candi Plaosan ini dibangun abad 9 jaman Kerajaan Medang atau yang lebih dikenal dengan nama Mataram Kuno. Candi ini sebagai perwujudan monumen cinta kasih antara Rakai Pikatan dari wangsa Sanjaya yang beragama Hindu dengan Dyah Pramudhawardani putri Samaratungga dari wangsa Syailendra yang beragama Budha, Samarutangga merupakan pendiri Candi Borobudur," tutur Dwi.

 

"Leluhur kita, dulu itu sudah sangat bertoleransi, saling menghargai antar umat beragama." sambung Dwi.

 

Lebih lanjut Dwi menyampaikan Candi Plaosan sering dipergunakan untuk foto prewedding. Mereka meyakini atau ada mitos bahwa rasa cinta kasih Rakai Pikatan dengan Dyah Pramudhawardani dapat melanggengkan dalam berkeluarga.

 

Salah satu pengunjung yang berasal dari Jakarta bernama Ratna ( 20 th ), mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta. Saat di tanya reporter, apa alasan berkunjung ke Candi Plaosan, Ratna menyampaikan kalau dirinya sudah dua kali berkunjung," Saya datang untuk yang kedua kalinya. Saya sangat suka dengan keindahan candi ini, serta sangat bagus untuk berfoto. Dan saya berdoa ditempat yang baik ini, agar mendapatkan jodoh yang terbaik sesuai kehendak Tuhan,"ungkap Rarna mengakhiri pembicaraan kami. 

Reporter  : Beni

Partner Ads Neo Katusba

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!