News / Gemah Ripah

Industri Kopi Rumahan Sebagai Solusi Ekonomi di Masa Pandemi

Industri Kopi Rumahan Sebagai Solusi Ekonomi di Masa Pandemi

Gemah Ripah - Mengenal lebih dekat Produksi Kopi Murni Rumahan yang dikelola ibu-ibu di Desa Koto Tapus, Kecamatan Sungai Tenang, Kabupaten Merangin Jambi, Sabtu (31/10/2020).

Jambi. Katusba.com

Kopi bubuk murni yang berasal dari Kaki Bukit Tongkat ini diolah secara manual oleh ibu-ibu penuh semangat kebersamaan.

Memanfaatkan potensi Alam Desa Koto Tapus yang berada di pegunungan dan berhawa sejuk didukung juga oleh Sumber Daya Manusianya  yang sudah ahli dalam bidang penanaman Kopi dan Minyak Nilam.

 

Seorang Bidan Desa bernama Risma Wati, mempunyai gagasan untuk menjadikan kopi adalah sebagai sumber penghasilan bagi kaum ibu-ibu rumah tangga di daerah tersebut, maka terciptalah komunitas kopi di desa penghasil kopi ini.

 

"Ini merupakan salah satu solusi masyarakat desa kami di masa pandemi COVID-19, untuk menambah penghasilan bagi ibu-ibu rumah tangga," Bidan Risma Wati menjelaskan.

 

Dari mulai memanen, mengolah biji kopi untuk menjadi bubuk kopi kemudian mengemasnya sebelum dijual ke pasaran semuanya dikerjakan oleh ibu-ibu. Sedangkan sebelum-nya masyarakat di desa ini hanya menjual biji kopinya saja.

‚ÄúProduk kopi rumahan ini awalnya kami pasarkan melalui seputaran keluarga dan teman-teman saja  namun seiring semakin banyaknya pesanan bermula dari mulut ke mulut hingga meningkat ke jaringan Media Sosial seperti Facebook, Whatsapp, dan lainnya," Risma menerangkan.

 

Sekarang sudah mulai menerima pesanan on-line dari luar daerah.

 

Desa Koto Tapus yang jaraknya berada di sekitar 150 km dari Kabupaten Merangin ini memang dikenal dengan tanah pertaniannya, daerahnya merupakan area perbukitan dan pegunungan disamping tanahnya juga sangat subur.

 

"Kami sudah mengetahui usaha kopi rumahan yang diprakarsai oleh ibu Bidan, dan usaha kopi ibu-ibu akan lebih kami kembangkan guna menambah penghasilan bagi keluarga dan warga masyarakat di desa kami," janji Bambang sebagai kepala desa tersebut.(*)

 

Reporter: Hermansyah

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!