News / Gemah Ripah

Pedas !! , Harga Cabe Hampir Menembus Rp 100rb/kg

Pedas !! , Harga Cabe Hampir Menembus Rp 100rb/kg

Gemah Ripah - Madiun - Cabe rawit merah di Pasar Tradisional Dungus, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun jum'at (26-02-2021), hampir menembus harga Rp 100rb/kg, yaitu Rp 90rb - 92rb/kg.

Kondisi ini sangat meresahkan para konsumen cabe yang belanja di Pasar Dungus, karena masakannya yang seharusnya bisa terasa pedas menjadi tidak pedas sebab bumbu cabenya di kurangi karena mahalnya harga cabe.

Mahalnya harga cabe juga dikeluhkan oleh para pedagang di Pasar Dungus karena omset penjualannya yang turun drastis.

Yang biasanya bisa menjual 10 - 15 kg/harir, sekarang hanya bisa menjual 2-3 kg saja perhari.

Seperti yang dikeluhkan Bu Pur pedang yang mempunyai lapak di depan Pasar Dungus,  "Saya pedagang kecil cuma bisa menjual 2kg saja perhari, sedangkan yang pedagang besar saja tidak sampai 5kg/hari," Keluhnya.

Lebih lanjut Bu Pur, Menjelaskan tentang harga cabe yang terus naik," Satu minggu yang lalu cabe rawit merah harganya Rp 80rb trus naik Rp 85rb dan sekarang Rp 90rb dan ada yg Rp 92rb," Jelasnya.

Pejelasan yang sama juga disampaikan ibu Marsini, yang mempunyai lapak di dalam pasar Dungus, "Kalo harga cabe mahal kayak gini, saya cuma bisa menjual 2-5 kg saja perhari yg biasanya bisa jual 20-25kg/hari," Kata Ibu Marsini.

Bu Marsini juga mengatakan kalau kenaikan harga juga terjadi pada komoditi yang lain, seperti Bawang Merah dan Bawang Putih," Semua naik,Cabe Rawit Merah 90-92rb/kg, Cabe Rawit Hijau 40/kg, Cabe Merah Besar 50rb/kg, Cabe Hijau Besar 40rb/kg, sedangkan Bawang merag 30rb/kg dan Bawang Putih 23rb/kg" jelasnya.

Pak Mardi, selaku kepala pengelola Pasar Dungus, yang berhasil temui di ruang dinasnya menjelaskan sebab mahalnya harga cabe, "Harga cabe mahal karena sedikitnya stok pengiriman dari Pasar Magetan, Karena Pasar disini itu penyuplai terbesar dari Pasar Magetan dan saya berharap agar Cabe Kering segera turun dan dipasarkan di pasar sini, agar bisa menstabilkan harga cabe," JelasMardi.

Reporter : Bambang Shenet

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!