News / Gemah Ripah

Penyelesaian dan Kesepakatan Proyek Pamsimas di Desa Morang

Penyelesaian dan Kesepakatan Proyek Pamsimas di Desa Morang

Gemah Ripah - Bertempat di Dusun Kepak, Desa Morang, Kecamatan Kare, Madiun pada hari Jum'at (06/02) jam 19:30 acara Musyawarah Panitia Pamsimas dan warga calon pelanggan untuk kesepakatan bersama. 

Madiun. Katusba.com

Dalam musyawarah tersebut di hadiri Anang sutaryono selaku PJ Kepala Desa Morang, Samso Plt Sekdes, Panitia Pamsimas dan beberapa perwakilan warga calon pelanggan.

 

Mengingat masih dalam situasi Pandemi Covid-19 serta menerapkan peraturan pemerintah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Musyawarah dilaksanakan dengan mengikuti aturan Protokol Kesehatan (Prokes).

 

Dalam sambutannya Kepala Desa Morang mengharapkan dalam musyawarah ini ada kesepakatan,

 

"Kami selaku Kepala Desa Morang mengharapkan dalam musyawarah malam ini ada kesepakatan bersama agar Pamsimas bisa segera di manfaatkan oleh warga masyarakat, walaupun dalam musyawarah ini terbatas perwakilan dari semua yang berkepentingan mengingat situasi masih dalam situasi Pandemi Covid-19," ungkapnya dalam sambutan.

 

Setelah melalui beberapa tahapan berjalannya musyawarah pada akhirnya pihak Pamsimas menyetujui & menyepakati usulan dari warga calon pelanggan yaitu dengan biaya Rp 600.000 untuk pengadaan & pemasangan meteran kubikasi air, dengan harga 2000 per meter kubik air.

 

Kerjabakti ditiadakan.

 

Semua pekerjaan seperti pemasangan meteran kubikasi dan pekerjaan lainnya semua di tanggung pihak Panitia Pamsimas.

 

Didalam musyawarah, warga menanyakan mengenai anggaran sebesar 384 juta, kenapa belum bisa sampai ke warga?

 

Pihak pamsimas menjelaskan secara rinci sbb:

 

a. Sarana air minum sebesar Rp 355.400.000.-

b. Sarana sanitasi aps Rp 7.000.000.-

c. Kesehatan PHBS masyarakat & sekolah Rp 5.400.000,-

d. Peningkatan kapasitas Rp 5.600.000,-

e. Operasional Rp 10.600.000,-

Jadi semuanya total Rp 384.000.000,-

 

Untuk pembiayaan juga disepakati akan di tanggung BUMDES dengan cara mengangsur  paling lambat 6 bulan dengan nominal sebesar Rp 115.000,- setiap bulannya.

 

Dan bagi warga yang tidak mengangsur/membayar secara tunai tetap, membayar Rp 600.000 paling lambat tgl 28-02-2021.

 

Kepala Desa Morang saat kami temui menyampaikan harapannya kepada masyarakat,

 

"Harapan saya kepada masyarakat, pamsimas untuk segera di manfaatkan masyarakat agar dapat meningkatkan kesehatan & kesejahteraan pengguna pamsimas," harap Kades Morang.

 

Di tempat terpisah Didik selaku Ketua Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) Desa Morang menyampaikan,

 

"Dengan kesepakatan ini kami dari panitia mengharapkan sesegera mungkin pamsimas ini bisa di manfaatkan oleh masyarakat & berkelanjutan," Pungkasnya. (*)

 

Reporter: bambang shenet

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!