News / Gemah Ripah

Produksi Kopi Rumahan Jambi yang Menyapa Penikmat Kopi Asli

Produksi Kopi Rumahan Jambi yang Menyapa Penikmat Kopi Asli

Gemah Ripah - Indonesia adalah negara produsen biji kopi terbesar keempat di dunia setelah Brasil, Vietnam dan Kolombia dengan produksi rata-rata sekitar 700 ribu ton per tahun atau sekitar 9% dari produksi kopi dunia.

 

Jambi. Katusba.com

Kelompok Tani (Poktan) Usaha Bersama yang di Ketuai Kasriayadi dengan jumlah anggota 20 orang telah memproduksi serbuk kopi rumahan dengan dua pilihan rasa yang berbeda yaitu:

1. Petik biasa (buah yang merah bercampur hijau *red).

 

2. Petik merah (buah yang sudah merah matang di pohoh *red).

 

Hasil produksi kopi rumahan Poktan Usaha Bersama ini harga jualnya  sangat terjangkau oleh masyarakat penikmat kopi di tanah air.

 

Untuk harga petik merah berkisar Rp. 20.000, - 25.000, per bungkusnya, sedangkan yang petik biasa harganya kisaran Rp. 6000, - 10.000, perbungkusnya.

 

Ketua Kelompok Tani Usaha Bersama Kasriayadi melalui anggotanya Rismawati mengatakan kepada awak media Katusba.com (Selasa, 02/02/21) bahwa, produk kopi Jangkat yang diolah oleh Poktan Usaha Bersama ini masih dengan cara yang sangat sederhana masih dengan cara tradisional belum menggunakan alat yang canggih dan modern namun bila dibandingkan rasanya tidak kalah dengan produk-produk kopi yang beredar di pasaran.

 

Alhamdulillah produk kopi jangkat ini sudah ada peminatnya meski belum begitu dikenal di masyarakat di luar Jambi.

 

Risma juga menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Desa (Pemdes) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin Jambi agar bisa membantu Poktan Usaha Bersama dalam mengembangkan usaha Industri Rumahan Kopi yang sedang dikelolanya terutama masalah pemasarannya.

 

Berharap perhatian juga kepada Kementrian Perindustrian (Kememperin).

 

Semoga dengan berkembangnya usaha ini kami yakin masyarakat desa kami akan lebih giat lagi dalam menanam dan berkebun kopi hingga mengolahnya menjadi kopi serbuk yang sudah siap dipasarkan.

Ini tentunya akan membantu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Demikian harapan masyarakat Jangkat, Kecamatan Jangkat Timur, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi yang diwakili Rismawati. (*)

Reporter: R. Gunaipi

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!