News / Hukum

Fatwa Imam Al-Azhar: Pemerintah Boleh Larang Salat Berjamaah untuk Cegah Corona

Fatwa Imam Al-Azhar: Pemerintah Boleh Larang Salat Berjamaah untuk Cegah Corona

Hukum - Guna mencegah penyebatan virus corona, Imam Besar Masjid Al Azhar Syeikh Ahmed Al-Tayeb mengeluarkan fatwa yang memperbolehkan pemerintah melarang warganya agar tidak salat Jumat dan salat berjemaah di masjid.

Pernyataan ini disampaikan dalam pernyataan Otoritas Cendekiawan Senior Al-Azhar yang diketuai Syeikh Al-Tayheb pada Minggu (15/3/2020), sebagaimana dikutip dari laman Egypt Independent.

"Otoritas Cendekiawan Senior menginformasikan bagi pemerintah di seluruh dunia, bahwa boleh menangguhkan salat Jumat dan salat berjemaah di seluruh dunia karena takut penyebaran virus," demikianbunyi pernyataan itu.

Secara global, corona telah menginfeksi hampir 170 ribu orang di dunia. Pemerintah di negara-negara Muslim di seluruh dunia telah mengimbau warga agar menghindari salat berjamaah di masjid untuk sementara.

Faktanya, pengumpulan massa di masjid berpotensi corona. Misalnya saja, kasus-kasus positif corona di Malaysia terkait pengajian besar yang melibatkan 16 ribu orang pada 27 Februari hingga 1 Maret. Di antara jemaahnya adalah warga Malaysia, Indonesia, Singapura, dan Brunei.

Walau begitu, Al-Azhar menyebutkan azan untuk memanggil salat tetap harus dikumandangkan.

Namun lafaznya diubah sebagaimana termaktub pada hadits, yakni dari yang seharusnya "hayya ‘alasshalah" (mari kita salat) menjadi "shollu fi rihaalikum" atau "Shollu fi buyutikum" (salatlah kalian di rumah).

"Mereka tidak perlu ada di masjid hingga situasi bahaya tak ada lagi," sebut Al-Azhar. (*)

Partner Ads Neo Katusba

Berita Terkait

Berita Populer

Tanggapan

Mengirim Komentar
Belum ada tanggapan untuk berita ini, berikan komentar anda dan jadilah yang pertama memberikan tanggapan!