KatusbaLifestyle

Genit Gak Ketulungan, Oknum Perwira Polisi Ini Tiduri 2 Istri Orang

Bagikan di:
Ilustrasi

KatusbaLifestyle| Hidung belang, sebutan itu agaknya cocok buat oknum perwira polisi yang satu ini. Tanpa ragu, pria asal Surabaya berinisial Ipda GT ini meniduri 2 istri orang lain.

Awalnya, dia berkencan dengan SK. Walau awalnya SK merasa ragu, namun Ipda GT berhasil  membujuk SK agar tidak ragu melakukan aktivitas intim di ranjang.

Bahkan, Iptu GT merayu bakal menikahinya, setelah SK bercerai dari suaminya.

Setelah keduanya melakukan hubungan terlarang, Ipda GT mengajak SK untuk tinggal bareng dengannya di Graha Aparna.

SK mengira dialah satu-satunya selingkuhan Ipda GT. Karenanya, dia tak ragu mengeluarkan banyak uang untuk kebersamaannya dengan Ipda GT.

“Selama dengan dia, saya sudah habis 12 juta, belum yang lainnya,” keluhnya.

Namun, perkiraannya SK meleset. Ternyata tak hanya dengannya,  Iptu GT juga bermain cinta dengan SH (39), yang juga berstatus istri orang lain. Suami SH adalah W (40).

Merasa dicurangi, SK mendatangi Polsek Sukolilo,  tapi Ipda GT mempermalukannya dengan menendang, menarik kerudung SK hingga lepas, dan menyebutnya sebagai orang gila.

 SK segera melaporkan Ipda GT ke propam Polrestabes Surabaya atas dugaan perzinaan dengan nomor laporan STPL/7/X/2019/Provost.

Sementara itu, perselingkuhan SH dengan Ipda GT pun terbongkar suami SH.

“Di HP itu nama dia komandan. Dia chat mesra dengan istri saya, hingga menjurus hal tak senonoh,” cerita W, Jumat (15/11/2019).

Kecurigaan W membuncah karena belakangan, istrinya kerap pulang malam. Bahkan, W mendapati foto-foto di ponsel SH yang memperlihatkan keduanya sedang berada di hotel.

W juga pernah memergoki keduanya berboncengan pada malam hari. Saat ditegur dengan keras, SH mengatakan dia mau latihan pramuka dengan Ipda GT.

“Masa latihan pramuka malam-malam,” kata W, gemas.

Wakil Kapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus H Simarmata, menegaskan akan menindak tegas anggotanya yang melakukan indisipliner.

“Yang bersangkutan akan kami proses dan hukum berat,” ucapnya. suc

Editor: Reza Hamdani Rohmawan

Tinggalkan Komentar