KatusbaLifestyle

Impikan Punya Suami, Gebby Vesta: Harus Ngegampar Diri Sendiri Biar Sadar

Bagikan:
Gebby Vesta

KatusbaLifestyle | Gebby Vesta buka-bukaan saat jadi bintang tamu di channel YouTube Ussy Sulistiwaty dan Andhika Pratama. Gebby tak sungkan berbagi cerita soal dirinya yang terlahir sebagai laki-laki hingga berubah menjadi transgender.

Walaupun secara fisik kini perempuan, namun Gebby sangat menyadari jika dirinya bukanlah wanita tulen. Ketika Ussy Sulistiwaty bertanya soal hasrat Gebby untuk memiliki suami, dia menjawab begini.

“Pengin dong. Itu adalah impian terbesarku,” katanya, dikutip dari channel YouTube Ussy Sulistiwaty dan Andhika Pratama, Minggu (1/3/2020).

Gebby mengaku jika sebelumnya ada saja pria yang mau mengajaknya menikah, namun ia tetap berusaha menahan diri.

“Kalau berhalusinasi, transgender itu rata-rata halusinasinya itu pengin nikah, pengin punya anak, pengin berkeluarga. Cuma kan tetep, ya kayak tadi yang aku bilang, harus ngegampar diri sendiri biar sadar gitu,” tambahnya.

Gebby bertutur jika sekarang ini ada seorang pria Australia yang sedang dekat dengannya. Dia memang merasa lebih nyaman dengan pria bule.

Di mata Gebby, pria bule lebih open minded dan mau menerima statusnya sebagai transgender. Mereka pun tidak rasis dan tidak memandang dirinya dengan sebelah mata.

Dikatakan Gebby, jadi transgender itu tidaklah mudah. Bukan hanya pergolakan batin selama bertahun-tahun, namun juga harus siap menerima pandangan negatif orang lain.

Gebby Vesta sendiri menuturkan sudah merasa sebagai wanita sejak usia 5 tahun, namun ia perlu waktu lama sebelum memutuskan untuk ganti kelamin.

Baca Juga:

Walau Transgender, Gebby Vesta Ingin Meninggal Sebagai Laki-laki

Gibera Kata, ‘Pabrik’ Artikel yang Diburu Pengelola Website

 

Dikatakan Gebby, alasan utama yang menyebabkan dirinya ingin jadi perempuan seutuhnya adalah karena patah hati. Hubungannya dengan seorang pria kandas gara-gara tahu dirinya bukanlah perempuan.

Sebelum menjalani operasi kelamin 6 tahun yang lalu, Gebby sempat minta izin dulu pada ibundanya. (*)