KatusbaLifestyle

Tanggapi Imbauan MUI Jatim, Gus Nuril Bilang Begini

Bagikan:
Gus Nuril

KatusbaLifestyle |Surat edaran kontroversial yang diterbitkan MUI Jawa Timur terus menuai reaksi. Setelah para tokoh dan pejabat daerah, kini Pemimpin Pondok Pesantren Sokotunggal, Semarang, Jawa Tengah, Nuril Arifin Husein atau akrab disapa Gus Nuril, menyampaikan pendapatkanya.

Melalui tayangan video yang diunggah @jr_kw19, Gus Nuril menyampaikan keberatannya terhadap imbauan MUI Jatim, yang minta pada para pejabat untuk tidak menggunakan salam semua agama, juga tidak menggunakan salam agama lain selain menurut agama Islam.

Dalam rekaman video tersebut, Gus Nuril menyampaikan pesan bahwa sebaiknya umat Islam memberikan contoh pada semua saudara yang tinggal di Indonesia, apapun suku, bangsa, dan agamanya.

Gus Nuril juga minta MUI untuk segera meralat imbauan kontroversialnya.

“Jika MUI mengharamkan ucapan selamat pada saudaranya, maka MUI jadi biangnya perpecahan bangsa dan negara Indonesia,” tegasnya.

Sebagian besar netizen yang memberikan komentarnya memberikan dukungan pada Gus Nuril. Begini cuitan mereka, di antaranya:

@Samuja9: Jika ucapan salam di haramkan, maka orang akan enggan mau sapa salam kpd org lain, maka hilanglah bidaya kita,, #SalamBudayaIndonesia

@EdhieSulis: Kita berbeda beda tapi bersatu sebagai bangsa Indonesia.

@Anam08S: Salam santun dan salam sejahtera bg kita semua

@Kopral_Jono66: harus berani mengutamakan kebangsaan dan negara, bukan SARA. Kecuali menginginkan Indonesia terpecah. her

Video terkait:

Editor : Suci Irawati

.