KatusbaNews

Bela Korban Pemalakan, 2 ABG Asal Jatinangor Sumedang Dianiaya

Bagikan di:

katusba.com | Ilustrasi Penganiayaan

KatusbaNews | Dianiaya sejumlah orang, dua ABG warga Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rianto (16) dan Riadi (16) terkena bacokan.

Kedua remaja tersebut sempat dirawat di RS AMC, Cileunyi, Kabupaten Bandung untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa penganiayaan diduga bermula dari pemalakan.

Awalnya, seorang pedagang kaki lima (PKL) di sekitar pabrik PT Kahatex dipalak seorang pria. Saat itu, korban sedang berada di dekat lokasi.

Melihat peristiwa pemalakan, korban bernama Riadi, secara refleks membela pedagang tersebut.

Saksi mata Rohman (46), mengatakan bahwa Riadi mengejar pelaku pemalakan, dan memukulnya.

Setelah itu, sebut dia, si pemalak itu kabur. Tetapi tak berapa lama kemudian dia kembali lagi dengan mengajak dua orang rekannya.

Saat pemalak datang lagi, Riadi dan Rianto masih di lokasi.

“Pemalak tadi bareng rekannya langsung menganiaya menggunakan senjata tajam, lalu kabur. Karena luka-luka, Rianto dan Riadi langsung dibawa ke RS AMC,” ujar Rohman.

Kapolsek Jatinangor Kompol Denny Ginanjar membenarkan kedua korban dianiaya sejumlah orang, tepatnya di depan pabrik PT Kahatex, Jalan Raya Bandung-Garut Jumat (20/9/2019) tengah malam.

‎ “Secara persis, jumlah pelaku penganiayaannya belum diketahui berapa orang. Yang dianiaya menggunakan sejata tajam itu ada dua orang. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” sebut Kompol Deni, Sabtu (21/9/2019).

Motif penganiayaan belum terungkap secara jelas. Saat ini anggota Polsek Jatinangor masih memburu pelaku.

“Kami masih mengumpulkan informasi. Tapi berdasarkan temuan awal, pembacokan bemula dari peistiwa pemalakan,” katanya. red

Elsya Tri Ahaddini
Elsya Tri Ahaddini
Penulis yang sudah berpuluh-puluh tahun bergelut dengan pena dan inspirasi. Senang cappuccino dan menulis. [email protected]

Tinggalkan Komentar