KatusbaNews

Dianggap Boros dan Sewenang-wenang, Wakil Menteri Digugat Melalui MK

Bagikan di:

KatusbaNews | Dipandang sebagai pemborosan dan tumpang tindih dengan struktur kementerian negara, posisi wakil menteri digugat melalui Mahkamah Konstitusi (MK) dan dimohonkan agar dihapus.

Permohonan gugatan ini disampaikan warga Petamburan, Jakarta Pusat, Bayu Segara,yang juga berprofesi sebagai advokat.

Bayu menilai pelantikan 12 Wakil Menteri tak memiliki urgensitas yang jelas.

“Pengangkatan wakil menteri itu tidak sesuai dengan putusan MK Nomor 79/PUU/IX/2011,” sebut Bayu, sebagaimana tertuang dalam permohonan sebagaimana dilansir website Mahkamah Kontitusi (MK), Rabu (27/11/2019).

Bayu menggugat Pasal 10 UU Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara yang berbunyi:

“Dalam hal terdapat beban kerja yang membutuhkan penanganan secara khusus, presiden dapat mengangkat Wakil Menteri pada kementerian tertentu.”

Pada bagian petitumnya Bayu menyebutkan Pasal 10 UU Nomor 39 Tahun 2008 itu bertentangan dengan UUD 1945 dan tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat.

Bayu menilai tugas wakil menteri sesungguhnya dapat dijalankan oleh pejabat yang ada dalam struktur organisasi kementerian, sebagaimana diatur Pasal 9 UU Kementerian Negara.

Selain itu, mestinya pengaturan posisi wakil menteri ada dalam UU tersendiri. Tanpa pengaturan dalam UU tersendiri, maka posisi Wamen berpotensi memicu kesewenang-wenangan, lantaran memberikan kewenangan kepada wamen tanpa melibatkan DPR sebagai representasi wakil rakyat.

“Tentunya, hal ini bertentangan dengan prinsip negara hukum sebagaimana diamanatkan Pasal 1 ayat 3 UUD 1945,” ungkapnya.

Sedangkan 12 Wamen yang dimaksud adalah:

1. Wakil Menteri Luar Negeri: Mahendra Siregar

2. Wakil Menteri Pertahanan: Sakti Wahyu Trenggono

3. Wakil Menteri Agama: Zainut Tauhid

4. Wakil Menteri Keuangan: Suahasil Nazara

5. Wakil Menteri PUPR: John Wempi Wetipo

6. Wakil Menteri LHK: Alue Dohong

7. Wakil Menteri Perdagangan: Jerry Sambuaga

8. Wakil Menteri Desa PDTT: Budi Arie Setiadi

9. Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang: Surya Tjandra

10. Wakil Menteri BUMN 1: Budi Sadikin

11. Wakil Menteri BUMN 2: Kartika Wirjoatmojo

12. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Angela Tanoesoedibjo. (*)

Editor : Suci Irawati

Dina Rizqiana
Dina Rizqiana
Senang menulis dan jalan-jalan.

Tinggalkan Komentar