KatusbaNews

Dipolisikan Soal Cuitan Corona, Bareskrim Panggil Fahira Idris Kamis Ini

Bagikan:

Fahira IdrisKatusbaNews | Anggota DPD RI Fahira Idris dilaporkan Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid, ke Polda Metro Jaya pada Minggu (1/3/2020) lalu. Cuitan Fahira soal virus Corona dianggap telah memicu kegaduhan.

Bareksrim Polri merespons laporan ini, dan akan minta klarifikasi Fahira soal cuitannya di akun Twitter tersebut.

“(Laporan soal cuitan Fahira) itu insyaallah segera kami tindaklanjuti. Kami akan minta klarifikasi pada FI,” ucap Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, Selasa (3/3/2020).

Menurut Iqbal, Fahira dijadwalkan menyampaikan keterangan pada penyidik hari Kamis (5/3/2020) mendatang. Kasus ini ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

“FI dipanggil di Siber Bareskrim hari Kamis pukul 10.00 WIB,” tutur Iqbal.

“Yang bersangkutan dilaporkan terkait berita bohong soal ‘adanya pengawasan virus Corona di berbagai wilayah di Indonesia’ yang diunggah pemilik akun Twitter Fahira Idris dalam laman media sosialnya ini telah menimbulkan kegaduhan dan meresahkan, konten itu sempat diprotes netizen, bahkan menjadi trending topic di Twitter dengan tagar #tangkapfahiraidris,” papar Muannas dalam keterangannya pada wartawan, Senin (2/3/2020).

Terkait pelaporan ini, Fahira Idris merasa heran, dan mempertanyakan letak hoaks cuitannya tersebut. Fahira sendiri menyatakan bahwa dia hanya meneruskan berita tentang pasien pengawasan Corona.

“Letak hoaknya itu di mana? Saya tidak menambahkan atau mengurangi informasi dari tribunnews.com. Yang dimaksud ‘dalam pengawasan’ tidak lain adalah ‘suspect’ dan tidak berarti ‘positif terinfeksi virus Corona COVID-19’. Dan faktanya jika merujuk ke informasi yang disampaikan tribunnews.com memang terdapat 136 pasien dalam pengawasan Corona yang sekali lagi adalah suspect,” tulis Fahira Idris, dalam keterangannya. (*)