KatusbaNews

Fasilitas Bangunan SDN di Sumedang Belum Penuhi Standar

Bagikan di:
Salah satu bangungan SDN di Sumedang dengan kerusakan atap yang parah

KatusbaNews | Sumedang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang masih memiliki hambatan dalam penyediaan sarana dan prasarana sekolah yang memadai.

Berdasarkan data Dapodik tahun 2017, angka kerusakan ruang sekolah di Jawa Barat mencapai 78,35% dengan kategori tingkat kerusakan parah, ringan, dan biasa.

Inilah yang melatarbelakangi salah satu dosen PGSD UPI Kampus Sumedang, Dr. Ani Nuraeni, M.Pd, bersinergi dengan Fitriana Ruhyana dari Bappelitbangda Kabupaten Sumedang, menggelar riset kondisi bangunan SDN yang ada di wilayah Kabupaten Sumedang.

Dari 30 sampel sekolah yang tersebar pada 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang, beberapa sekolah mengalami kerusakan pada bagian atap, dinding, lantai, serta perpustakaan yang kurang baik dalam hal perbendaharaan buku dan kondisi ruang perpustakaan.

 “Dari sini kita bisa lihat bahwa buruknya pembangunan sekolah mengakibatkan usia bangunan tidak bertahan lama” kata Dr. Ani Nuraeni, M.Pd, Senin (25/11/2019).

Menurutnya, pembangunan sekolah harus diperhatikan dari segi bahan bangunan, perencanaan pembangunan, serta proses dalam pembangunan.

“Masih banyak yang harus diperbaiki di sekolah-sekolah Sumedang, misalnya kondisi perpustakaan agar perbendaharaannya baik, pemilihan lokasi sekolah yang strategis, serta kenyamanan ruang kelas” sambungnya.

Ini menjadi PR besar bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, agar segera menuntaskan masalah tersebut. Pasalnya, sarana dan prasarana yang digunakan di sekolah harus menunjang efektivitas peningkatkan pembelajaran.

Dengan begitu, capaian keterampilan peserta didik akan sesuai dengan tujuan pendidikan di abad-21. (*)

Editor: Reza Hamdani Rohmawan

Mayang Anggarani
Mayang Anggarani
"Bergerak atau tergantikan." Reporter yang cekatan dan hobi solo travelling. [email protected]
https://katusba.com/author/mayang

Tinggalkan Komentar