KatusbaNews

Hina Presiden, Akhirnya Rocky Gerung Dipolisikan

Bagikan:
Rocky Gerung

KatusbaNews | Diduga telah menghina presiden, akhirnya secara resmi Rocky Gerung dilaporkan ke Bareskrim Polri. Gara-garanya, Filsuf UI itu mengatakan Presiden Jokowi tidak mengerti Pancasila.

Rocky dilaporkan ke polisi oleh politikus yang juga pengacara terkenal, Henry Yosodiningrat, Senin (9/12/2019).

Dikatakan Henry, pihaknya melaporkan Rocky karena menghina presiden melalui pernyataannya di acara Indonesia Lawyer Club (ILC), Selasa (3/12/2019) alu.

“Ini dasar laporannya karena penghinaan kepada kepala negara ya,” beber Henry.

Dalam tayangan ILC tersebut, mulanya Rocky mengatakan bahwa Pancasila telah menemui kegagalan gagal sebagai ideologi.

“Pancasila itu sebagai ideologi gagal. Karena bertentangan sila-silanya. Saya pernah tulis risalah panjang lebar di Majalah Prisma dengan riset akademis yang kuat bahwa Pancasila itu bukan ideologi dalam pengertian akademik.”

“Orang boleh isi sila kelima itu dengan marxisme, boleh saja. Diisi dengan Islamisme boleh saja. Karena tidak ada satu keterangan final tentang isi dari Keadilan Sosial itu,” ungkap Rocky saat itu.

Dia lalu menyebutkan, tak ada orang yang Pancasilais di Indonesia ini, termasuk Presiden Jokowi. Menurutnya, Jokowi hanya hafal Pancasila, namun tak memahaminya.

 “Saya tidak pancasilais, siapa yang berhak menghukum atau mengevaluasi saya? Harus orang yang pancasilais, lalu siapa? Tidak ada tuh.”

“Presiden juga tak mengerti pancasila. Dia hafal tapi dia nggak ngerti. Kalau dia paham dia nggak berutang, dia nggak naikin BPJS,” tambahnya (*)

Editor: Reza Hamdani Rohmawan