KatusbaNews

Istri-Anak Pegawai Telkom yang Meninggal di Cianjur Terinfeksi Corona Juga

Bagikan:

KatusbaNews | Pegawai PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berusia 50 tahun yang meninggal di RS Dr Hafidz (RSDH), Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, beberapa waktu lalu, dinyatakan positif virus Corona.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi, dr Alamsyah, memastikan bahwa istri dan anak pegawai Telkom yang meninggal itu positif Corona.

“Iya… betul ya, (istri-anak positif corona),” ucap Alamsyah, Senin (16/3/2020).

Kini, kedua pasien sedang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit rujukan untuk COVID-19  yakni  Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin Bandung.

Disampaikan Alamsyah, para tetangga pasien positif Corona itu sudah diberitahu mengenai hal itu. Tetapi warga sekitar lebih memilih tetap tinggal di rumah, dan menolak mengungsi.

Menurut Alamsyah, selain bapak-istri-anak itu, pasien yang tercatat positif Corona belum ada lagi. Sementara itu, di Kabupaten Bekasi, terdapat Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 40 dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 12.

Diberitakan sebelumnya, pegawai Telkom yang meninggal di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) Cianjur sudah dinyatakan negatif virus Corona. Namun belakangan terungkap, almarhum ternyata positif Corona.

Kementerian Kesehatan sendiri telah menyampaikan penjelasannya soal  perubahan hasil tes dari negatif ke positif COVID-19 tersebut.

“Pemeriksaan menjadi positif nggak bisa sekali periksa langsung positif. Beberapa kasus PDP (pasien dalam pengawasan), kita memeriksa 2 hingga 3 kali baru ketahuan dan positif COVID-19,” papar juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, Minggu (15/3/2020). (*)