KatusbaNews

Kampanyekan Dagusibu, IAI Sumedang Bagi-bagi Mug

Bagikan di:

KatusbaNews | Dinas Kesehatan Sumedang bersama organisasi profesi kesehatan lainnya menggelar rangkaian akhir peringatan Hari Kesehatan Nasional di Pelataran Gedung Negara Sumedang, Sabtu (30/11/2019).

Apoteker Cilik, saat menerima penghargaan dari Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir/katusba.com

Ada bagian menarik dari rangkaian kegiatan ini, yakni Apoteker Cilik atau Apocil, yang digagas Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Sumedang.

Selain menggelar apocil, IAI juga memiliki program unik, yakni penukaran gelas mug dengan obat kadaluarsa.

Panitia Penyelenggara, Aneng Suryani Abidin, M.Si., Apt., mengatakan, Apocil merupakan program terpadu dalam memperkenalkan obat sejak usia dini ke anak dan remaja.

“Harapannya nanti tidak ada lagi penyalahgunaan dan kesalahan penggunaan obat di kalangan anak dan remaja,” katanya, Sabtu (30/11/2019).

Apocil ini bakal berperan sebagai duta kesehatan di sekolah terkait cara menggunakan obat yang baik dan benar.

Menurut Aneng, saat ini, IAI Sumedang memang tengah gencar melakukan kegiatan penyuluhan, pembekalan dasar obat dan pengenalan profesi ke beberapa sekolah di wilayah sumedang.

Sasarannya adalah siswa Sekolah Dasar  kelas 5, minimal 50 orang di satu sekolah.

“Dalam kegiatan tesebut dilakukan pretest, kemudian setelahnya ada post-test bagi peserta. Duta Apocil ini adalah peraih nilai terbaik dalam program kegiatan Apoteker Cilik. Selain, itu juga ada beberapa kriteria yang jadi acuan untuk menentukan kejuaraan, salah satunya prestasi dan attitude anak di sekolah,” paparnya.

Sedangkan program penukaran obat kedaluwarsa dengan mug, sambung Aneng, merupakan salah satu edukasi untuk mengajak dan membuka kesadaran masyarakat soal obat.

Melalui penukaran ini, jika masyarakat nantinya menemukan obat kadaluarsa, diharapkan tak lagi membuang obat itu secara sembarangan.

Program tersebut dinamakan Dagusibu yang merupakan singkatan dari dapatkan, gunakan, simpan, buang.

“Masyarakat diedukasi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan baik dan benar,” ucapnya.

Peserta yang hadir dalam acara ini adalah seluruh organisasi profesi kesehatan se-Kabupaten Sumedang, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, organisasi wanita Kabupaten Sumedang, dan kader PKM wilayah Kota Sumedang. (*)

Editor : Suci Irawati

Rosanti
Rosanti
Penulis yang serius tapi santai.

Tinggalkan Komentar