KatusbaNews

Mantap! Ada Paket Stimulus Pajak, Gaji Bakal Utuh Selama 6 Bulan

Bagikan:

KatusbaNews | Pemerintah bakal menggratiskan pajak-pajak selama 6 bulan, setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merilis insentif pajak mulai pajak penghasilan (PPh) 21, 22, hingga 25, yang rencananya diluncurkan April mendatang.

PPh 21 terdiri dari pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan dan pembayaran, sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan aktivitas yang dilakukan oleh orang sebagai subjek pajak dalam negeri.

“Disampaikan untuk paket-paket stimulus fiskal, yang mencakup mengenai PPh Pasal 21 yang akan ditanggung oleh pemerintah untuk industri,” katanya, Rabu (11/3/2020).

“Dengan semua paket ini, Pak Menko (Perekonomian) mengharapkan dilakukannya untuk jangka waktu 6 bulan,” tambahnya.

Dikatakan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, insentif tersebut akan diberikan selama 6 bulan. Setelah itu, efektivitasnya akan dievaluasi kembali.

“Jadi, begitu nanti kita bikin, nanti dalam 6 bulan kita review lagi efeknya seperti apa,” tambahnya.

Insentif ini diluncurkan untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah gempuran virus Corona (COVID-19). Diharapkan, ekonomi kembali bergairah dengan meningkatnya kembali perputaran uang di masyarakat.

Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. PER-32/PJ/2015, PPh 21 merupakan pajak atas penghasilan berupa gaji, upah honorarium, tunjangan, dan pembayaran lainnya dengan nama dan dalam bentuk apa pun, yang berkaitan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi sebagai subjek pajak

Mengacu pada UU Pajak Penghasilan (PPh) Nomor 36/ 2008, Pajak Penghasilan Pasal 22 (PPh Pasal 22) adalah bentuk pemotongan atau pemungutan pajak yang dilakukan satu pihak terhadap wajib pajak, yang berkaitan dengan kegiatan perdagangan barang.

Sedangkan PPh Pasal 25 merupakan wajib pajak baik pribadi maupun badan yang memiliki kegiatan usaha, dan diwajibkan membayar angsuran Pajak Penghasilan setiap bulannya. (*)