KatusbaNews

Mantul! Mahasiswa Magang Bakal Kantongi Rp1,2 Juta/Bulan

Bagikan:
Ilustrasi

KatusbaNews | Sebagai realisasi Program Kampus Merdeka yang digagas Mendikbud Nadiem Makarim, nantinya setiap mahasiswa yang magang bakal dibekali uang Rp1,2 juta.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Pendidikan Tinggi melalui Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Nizam, menyebutkan uang tersebut untuk kebutuhan transport, yakni sebesar Rp 500 ribu per bulan. Ditambah lagi Rp700 ribu yang memang didapat mahasiswa dari Kartu Indonesia Kuliah (KIP) Kuliah.

Dana itu, sambung Nizam, telah dianggarkan melalui anggaran program Kampus Merdeka. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa yang bisa mendapatkan uang saku tersebut adalah peserta Beasiswa Bidikmisi dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Dana bakal dititipkan di perguruan tinggi, dan kemudian disalurkan ke mahasiswa yang memang membutuhkan dana.

“Sebesar Rp500 ribu itu bantuan untuk transport. Kalau biaya hidup kan sudah ada bantuan Rp700 ribu/bulan dari KIP Kuliah,” ungkap Nizam, Jumat (21/2/2020).

Selain berlaku bagi mahasiswa yang menjalani program magang, uang saku juga bakal disampaikan pada mereka yang memilih program lainnya, seperti—misalnya — berbakti di desa.

Pada kebijakan Kampus Merdeka, Nadiem memberikan pilihan pada mahasiswa untuk menukar 40 satuan kredit semester (sks) atau setara dua semester, dengan kegiatan di luar kampus.

Kegiatan yang akan dipilih bisa berupa magang, projek di desa, mengajar di sekolah, pertukaran pelajar, penelitian, kegiatan wirausaha, proyek independen, dan bisa juga proyek kemanusiaan.

Sedangkan KIP Kuliah adalah program lanjutan dari Kartu Indonesia Pintar milik Presiden RI Joko Widodo. Mahasiswa bisa menggunakan KIP Kuliah pada SNMPTN 2020, juga bebas memilih kampus serta jurusan yang diinginkan.

Disyaratkan harus memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), pendaftaran KIP Kuliah bakal dibuka pada Maret mendatang. (*)