KatusbaNews

Nasib Malang Mei: Sedang Hamil Anak Pertama, Suami Dibunuh Mantan

Bagikan:
Katusba.com | Mei
Mei dan Bangkit. net/katusba.com

KatusbaNews| Malang nian nasib Mei Nuriawati. Suaminya, Bangkit Maknutu Dunirat (32), yang baru menikah dengannya pada April lalu, didapati meninggal dunia di Sungai Watu Ondo Kota Batu. Bangkit adalah korban penculikan sekelompok menggunakan mobil Ertiga.

Menduga suaminya diculik, Mei Nuriawati langsung melapor ke polisi. Namun, Bangkit ditemukan sudah tak bernyawa. Bangkit meninggalkan Mei dalam kondisi hamil besar, anak pertama pasangan ini.

Polisi telah meringkus para pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap Bangkit, yakni sepasang suami istri Rulin Rahayu dan Bambang Irawan. Rulin adalah mantan kekasih Bangkit.

“Mereka sempat berpacaran pada tahun 2015-2017. Rulin merasa sakit hati karena beberapa hal yang dialami,  dan ada kewajiban yang harus dipenuhi salah satu pelaku,” ungkap Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata di Polrestabes Surabaya, sebagaimana dikutip Tribunnews, Sabtu (19/10/2019).

Jadi motifnya adalah utang piutang. Selain itu, ada juga kekecewaan dari hubungan lama, yang dibumbui penjualan mobil seharga Rp93 juta. Rulin merasa kecewa karena hanya mendapat Rp5 juta dari hasil  penjualan itu.

Para pelaku juga kesal terhadap korban dalam hal cicilan mobil. Menurut pelaku, ada tagihan cicilan yang dilakukan korban atas nama Rulin sejak tahun 2015.

Sementara itu, Mei mengaku tak melihat masalah apapun selama berumah tangga dengan Bangkit.

“Saya memang tak pernah tanya masa lalunya. Dia suami yang baik, salatnya pun rajin,” katanya.

BACA JUGA:

Gegara Tisu Magic, Pria Ini Bunuh PSK Online di Karawang

“Suami saya sepertinya ada masalah dengan mantan pacarnya. Cuman saya tidak tahu asli kejadiannya seperti apa. Yang jelas dia sudah tak berhubungan lagi dengan mantannya itu,” akunya.

Dia dan keluarga korban berharap agar para pembunuh suaminya mendapat hukuman setimpal.

“Itu kan termasuk pembunuhan berencana. Hukumannya itu mati atau seumur hidup,” pungkasnya. tln

Editor : Suci Irawati