KatusbaNews

Pelempar Sperma di Tasikmalaya Bisa Kena Denda Rp5 Miliar

Bagikan di:
Ilustrasi

KatusbaNews | Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, digoyang warta teror sperma. Kisah ini berawal dari peristiwa yang dialami LR, ketika menunggu kedatangan ojek online. Saat berdiri di pinggir jalan, sekonyong-konyong datang seorang pria mengendarai motor.

BACA JUGA:

Aksi ‘Teror Sperma’ di Tasikmalaya Bikin Resah Perempuan

Sambil memandang LR, dia memainkan kemaluannya sendiri, lalu mencipratkan cairan yang diduga sperma, ke arah LR. Korban sudah melaporkan peristiwa ini pada polisi.

Aksi pria misterius itu tergolong perilaku eksibisionisme. Jika mengacu pada pasal 34 juncto pasal 8 Undang-undang nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi, pelaku bisa terancam sanksi cukup berat.

Berdasarkan penelusuran katusba.com, jika pelaku memang terbukti melakukan teror jorok tersebut, maka dia terancam pidana paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5 miliar.

Sedangkan beberapa literatur menyebutkan bahwa eksibisionisme merupakan gangguan kejiwaan cukup langka, di mana seseorang dengan senang hati menunjukkan organ vitalnya pada orang lain.

Perilaku itu dijalankan dengan percaya diri, tanpa peduli sekalipun orang lain sama sekali tidak tertarik untuk melihatnya.

Ada juga penderita eksibisionisme yang gemar melakukan masturbasi atau aktivitas merangsang organ vitalnya sendiri di hadapan orang lain, seperti yang terjadi di Tasikmalaya.

Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi mengatur bahwa setiap orang dilarang mempertontonkan diri/ orang lain di muka umum yang menggambarkan ketelanjangan, eksploitasi seksual, persenggamaan, atau yang bermuatan pornografi lainnya.

Termasuk “pornografi lainnya,” di antaranya adalah kekerasan seksual, masturbasi, atau onani.

Dengan begitu, melakukan masturbasi atau mempertontonkan alat kelamin di muka umum tergolong bentuk ketelanjangan, sehingga pelakunya bisa dipidana penjara paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp5 miliar. suc

Editor: Reza Hamdani Rohmawan

Tinggalkan Komentar