KatusbaNews

Sebut Mendagri Sumber Masalah, PA 212: Silakan Bubarkan, Suka-suka Pemerintah

Bagikan di:
Haikal Hassan

KatusbaNews | Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) merespons pernyataan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Menurut Mendagri, setelah kubu 01 dan 02 pilpres bersatu, ancaman stabilitas negara yang tersisa sekarang tinggal PA 212.

BACA JUGA:

Politik Stabil Setelah 01-02 Bergabung, Tito Karnavian: Tinggal Urusan 212

PA 212 mengatakan, saat ini, justru Titolah yang jadi sumber masalah ketidakstabilan politik Indonesia.

Dikatakan juru bicara PA 212 Haikal Hassan, pihaknya sama sekali tak berniat membuat masalah. Bahkan, menurutnya, PA 212 ingin menyatukan berbagai kelompok yang berbeda di masyaraka.

“Persoalannya ya ada di Tito sendiri yang memang mempermasalahkan. Semua ormas itu ngumpul jadi satu untuk kekuatan dan ketahanan negara, kok dibilang masalah?” kata Haikal, dikutip dari cnnindonesia, Sabtu (30/11/2019).

Haikal juga mengingatkan Tito bahwa PA 212 tak pernah membuat kekisruhan. Contohnya, menurut dia, dalam tiga kali aksi besar-besaran yang digelar di Monas, tak menyisakan sampah sedikitpun. Bahkan, kehadiran warga nonmuslim, terjamin keamanannya hingga acara berakhir.

“212 merupakan kebanggaan umat Islam Indonesia. Coba, di mana lagi di seluruh dunia ini bisa berkumpul jutaan manusia dengan tertib, tenang, damai, kompak, tanpa ada rusuh, ribut, atau bentrok,” paparnya.

Haikal menyebut PA 212 tidak gentar walaupun Tito menyebut siap membubarkan ormas yang coba-coba mengganti nilai-nilai ke-Indonesiaan. Haikal memastikan jika PA 212 selalu berpegang pada Pancasila dan UUD 1945.

“Silakan bubarkan, suka-suka pemerintah,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Mendagri Tito Karnavian menyebutkan bahwa sejak Joko Widodo dan Prabowo Subianto melakukan rekonsiliasi pasca-Pilpres, kondisi stabilitas politik Indonesia lebih baik dari Malaysia 2019.

Mantan Kapolri itu juga sempat menyebutkan, setelah 01 dan 02 gabung, kini tinggal menangani gerakan PA 212. (*)

Editor: Reza Hamdani Rohmawan

Dina Rizqiana
Dina Rizqiana
Senang menulis dan jalan-jalan.

Tinggalkan Komentar