KatusbaNews

Soal Presiden 3 Periode, PKS Bilang Itu Bahaya

Bagikan di:
katusba-mardani
Mardani Ali Sera

KatusbaNews | Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menganggap wacana jabatan presiden 3 periode, sebagaimana pernah disampaikan Wakil Ketua MPR Arsul Sani, sebagai hal berbahaya.

“Usulan berbahaya tuh. Batas masa jabatan Presiden dua periode kan didapat melalui reformasi yang berdarah-darah,” ucap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Kamis (21/11/2019).

Menurutnya, masa jabatan 2 periode atau 10 tahun sudah cukup bagi seorang presiden untuk membuktikan kualitas kinerjanya.

“Saya kira waktu maksimal 10 tahun itu cukup ya. Saya khawatir usulan ini, seperti juga usulan evaluasi pilkada langsung merupakan test the water, ingin melihat respons masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Arsul mengungkap munculnya wacana penambahan masa jabatan presiden dari 2 periode menjadi 3 periode.

“Kita dapat usulan agar masa jabatan presiden yang sekarang dua kali ditambah jadi tiga kali,” sebut Arsul di kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Ada juga usulan yang menginginkan presiden itu cukup satu kali masa jabatan, dengan masa bakti yang lebih lama.

“Saya rasa, itu juga punya logical thinkingnya. Satu kali masa jabatan,  tapi durasinya lama. Dengan (waktu) itu juga bisa meng-exercise dan mengeksekusi program-programnya dengan baik,” jelasnya.

Hingga saat ini, menurutnya, MPR masih menghimpun masukan dari berbagai elemen-elemen masyarakat mengenai hal-hal yang dibutuhkan menuju proses amandemen UUD 1945.

“Kulminasinya seperti apa, akan kita lihat nanti. Kalau mengacu ke agenda MPR, dua tahun pertama itu kita membangun, dan mengembangkan wacana yang ada di masyarakat,” sebutnya. (*)

Editor: Reza Hamdani Rohmawan

Elsya Tri Ahaddini
Elsya Tri Ahaddini
Penulis yang sudah berpuluh-puluh tahun bergelut dengan pena dan inspirasi. Senang cappuccino dan menulis. [email protected]

Tinggalkan Komentar