KatusbaSports

Kontroversi VAR: Seluruh Pelatih Liga Inggris Adakan Pertemuan dengan PGMOL

Bagikan di:
VAR saat menganulir gol Tottenham Hotspurs beberapa pekan lalu. (Photo from Premier League / Katusba.com)

KatusbaSports | Video Assistant Referee atau biasa disebut dengan VAR selalu menghadirkan cerita. Pada pertandingan pekan ke-11 di Liga Utama Inggris (EPL), Manajer Chelsea dan Liverpool pun mengkritik VAR habis-habisan.

Bukan hanya pelatih saja yang mengkritik, pemain dan pundit pun banyak yang mengkritisi performa dari VAR sejauh ini terutama pada laga Aston Villa vs Liverpool dan Watford vs Chelsea.

Pemimpin Umum dari PGMOL (Professional Game Match Officials Limited) alias Komisi Wasit Pertandingan Profesional, Mike Riley, menyatakan akan menemui seluruh pelatih di bagian utara Britania dari tim di EPL pada Kamis (7/11/2019) mendatang.

Mike Riley sudah mengadakan pertemuan dengan seluruh pelatih di klub EPL yang memiliki markas di bagian selatan Britania seperti klub dari kota London dan sekitarnya pada minggu kemarin.

Pertemuan ini rencananya akan membicarakan mengenai topik teknis dari VAR yang diterapkan di EPL. Sejauh ini, wasit tidak diperkenankan untuk melihat ke layar VAR secara langsung layaknya di Piala Dunia 2018 sehingga banyak terjadi kontroversi sejauh ini.

Apabila mayoritas pelatih setuju dengan penerapan tersebut, maka aturan akan segera diterapkan tanpa ada voting lebih lanjut. Bila diterapkan maka wasit akan melihat layar VAR secara langsung ketimbang mempercayakan sepenuhnya pada petugas yang mengoperasikan VAR dari balik layar.

Ketiak Roberto Firmino yang dianggap offside dan menganulir golnya pada laga Aston Villa vs Liverpool pada Sabtu (2/11/2019). (Photo from Sportbible / Katusba.com).

Salah seorang pelatih yang paling sering mengkritisi VAR adalah pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Klopp mengatakan kalau sejauh ini VAR masih belum maksimal dalam penggunaannya di EPL.

“Seharusnya kami mendapat penalti saat pemain bertahan Aston Villa melakukan handball. Beberapa tahun lalu, itu pasti penalti. Tetapi tidak malam ini,” ujar Klopp dalam konferensi pers setelah bertanding melawan Aston Villa pada Sabtu(2/11/2019).

Selain Klopp, pelatih Chelsea, Frank Lampard bahkan mengatakan kalau keputusan dari VAR mirip seperti tebak-tebakan. Tidak ada yang bisa menduga apakah akan diuntungkan atau dirugikan dengan keputusan VAR.

“Semakin saya memperhatikan maka semakin aneh. Berdasarkan aturan, VAR hanya memperbaiki keputusan wasit yang salah secara mutlak. Tetapi itu tidak terjadi menurut saya. Ini seperti tebak-tebakan koin,” kritik mantan bintang Chelsea tersebut.

Sementara itu, bukan hanya Chelsea dan Liverpool saja yang mengkritisi VAR. Beberapa tim seperti Tottenham Hotspurs dan Manchester City juga beberapa kali dirugikan oleh keputusan VAR. Dengan pertemuan ini, maka diharapkan kinerja dari VAR akan menjadi lebih baik lagi.

Editor: Ghivarra Senandika Rushdie

Tinggalkan Komentar