KatusbaScience

Serang Korban Secara Brutal, Ini Bahaya Tawon Vespa Affinis

Bagikan di:
Tawon vespa affinis

KatusbaScience | Gara-gara disengat tawon jenis vespa affinis atau biasa disebut tawon ndas, Japar (51), warga Desa Kenongosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tewas pada hari Minggu (24/11/2019).

BACA JUGA:

Disengat Gerombolan Tawon, Pasutri Pemalang Tewas Mengenaskan

Selain Japar, di Pemalang, Jawa Tengah, tawon ganas ini juga menyebabkan kematian pasangan suami istri Suwaryo (62) dan Endriyati (45) pada Senin Senin (25/11/2019).

Sebelumnya, tawon galak ini juga merenggut korban jiwa di Klaten dan Solo.

Lalu, seperti sih ciri-ciri tawon jenis ini?

Tawon vespa memiliki panjang tubuh sekitar 3 cm. Warnanya hitam dengan variasi kuning atau oranye, yang melingkar di bagian perutnya.

Sengatan satu atau dua ekor tawon tidaklah terlalu bahaya bagi tubuh. Efeknya, biasanya hanya berupa alergi atau bengkak pada bagian tubuh yang disengat.

Gejala ini bisa ditangani dengan mengkompes dengan es atau menggunakan obat-obatan antihistamin dan corticosteroid.

Lain halnya jika hewan ini menyengat secara bergerombol. Efek alergi akan berlanjut jadi anafilaksis atau reaksi alergi berat yang memicu risiko sistemik dan menggangu fungsi organ tubuh.

Korban yang menerima racun sengat cukup banyak bisa mengalami kematian. Terlebih, jika korbannya sensitif atau alergi terhadap racun (venom) sengat.

Jika terlambat ditangani, sengatan bisa menimbulkan edema paru akut dan gagal ginjal dalam beberapa hari. Edema paru akut adalah terjadinya penumpukan cairan di paru-paru yang memicu sesak napas.

Sedangkan gagal ginjal akut mengakibatkan penurunan fungsi ginjal secara drastis.

Repotnya, tawon jenis ini senang mengajak ‘tim’-nya saat mendapati korban. Pada sengatan pertama, dia akan mengeluarkan senyawa atau feromon yang merangsang tawon lainnya untuk ikut menyerang.

Akibatnya, terjadilah serangan bergerombol cukup brutal, dan bisa meninggalkan jejak sengatan sampai ratusan.

Seperti umumnya tawon, mereka mudah terganggu dan mudah pula merasa terancam. Karenanya, jika menjumpai sarang vespa, sebaiknya tidak merusak atau mengganggunya.

Pasalnya, mereka punya ‘kekuatan tim’ untuk melakukan serangan balik.

Tawon beracun ini hidup di kawasan subtropis Asia, seperti Hongkong, Taiwan, Sri Lanka, Burma, Thailand, Laos, Vietnam, Malaysia, hingga Indonesia.

Mereka juga merupakan hewan pemangsa serangga lain dan senang berkeliaran di kebun-kebun atau hutan. (*)

Editor: Reza Hamdani Rohmawan

Rosanti
Rosanti
Penulis yang serius tapi santai.

Tinggalkan Komentar