KatusbaTravels

Genjot Sektor Pariwisata, Bupati Dony: Study Tour? Di Sumedang Juga Oke!

Bagikan:

KatusbaTravel | Setelah mengukuhkan Kabupaten Sumedang sebagai kabupaten wisata di Jawa Barat akhir tahun 2019 lalu, Bupati Kabupaten Sumedang Dony Ahmad Munir terus menggenjot sektor pariwisata.

“Ragam potensi wisata bisa ditemukan di Sumedang, mulai dari alamnya, agriculture, budaya, maupun sosialnya,” ungkap Dony, Sabtu (15/2/2020).

Dony juga mengimbau kepala sekolah SD/MI, SMP/Mtys, SMA/SMK/MA di Sumedang agar memprioritaskan tempat wisata di Sumedang sebagai objek study tour.

Hal itu disampaikan Dony melalui akun Instagramnya, dengan caption imbauan: “Untuk meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan pada siswa/siswi sekolah terhadap keanekaragaman potensi sejarah, pariwisata dan budaya di sumedang. Mendukung terwujudnya sumedang sebagai Kabuaten Pariwisata sekaligus world class destinations. Dihimbau pada kepala sekolah SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA di Sumedang agar memprioritaskan tempat wisata di Sumedang sebagai objek study tour”.

Postingan ini sontak menuai beragam respons. Sebagian minta perbaikan fasilitas pariwisata, dan sebagian lagi mendukung imbauan Dony.

Begini respons netizen di antaranya:

itswin82: “Saya dukung program bapak bupati agar pihak sekolah tidak mengadakan piknik atau tour yang selalu d adakan setiap tahun dengan alasan study tour sampai jauh ke jogya atau ke bali…sungguh memberatkan orangtua dengan biayanya pak,cukup dalam kota yang begitu banyak obyek wisata atau pun tempat sejarah.”

Spartanridersumedang: “Jadikan cipanas conggeang dan buah dua seperti halnya waterboom drajat pass di garut atau sabda alam cipanas garut..garut aja bisa masa kita engga…”

Sumedang saat ini terus mengoptimalkan konsep pariwisata 3A, yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas.

“Ada 3 hal yang harus dimiliki, yaitu 3A. Untuk aksebilitas saat ini kita sedang membangun 62 ruas jalan yang menghubungkan daerah wisata. Lokasi Sumedang juga hanya 30 menit dari Bandara Kertajati. Jalan tol pun lengkap melintang di Sumedang,” ungkap Dony.

Menurutnya, Sumedang memiliki ragam wisata. Di antaranya adalah wisata sport tourism paralayang dan  wisata agrikultur ubi Cilembu.

“Wisatawan bisa merasakan langsung memetik ubi cilembu, mencuci dan memasaknya langsung di wilayahnya. Dan satu hal yang pasti, ada  kuliner khas Sumedang yaitu tahu Sumedang. Masih banyak lagi destinasi lainnya.”

“Untuk itulah, saya imbau juga agar sekolah-sekolah memprioritaskan tempat wisata Sumedang sebagai objek study tour,” tutur Dony. (*)