KatusbaTravels

Sensasi Sajian Ulat Sutera: Bisa Meletus di Mulut

Bagikan di:

Katusba.com | Makanan dari ulat sutera.

KatusbaTravels | Ulat sutera tak hanya menghasilkan benang yang merupakan bahan baku kain sutera. Siapa sangka, ulat tanpa bulu ini bisa diolah jadi berbagai sajian lezat.

Uat sutera merupakan bahan camilan yang mantul banget di berbagai negara Asia. Di antaranya di Thailand, Kamboja, dan Korea.

Jika Anda sedang berada di Korea, maka camilan sehat yang kaya akan gizi ini bisa dijumpai dengan mudah di pusat jajanan kaki lima.

Warga Korea menamainya dengan sebutan beondegi. Makanan ini telah dijajakan sejak akhir tahun 1900-an di Korea. Tanpa perlu waktu lama, ulat sutera mendapatkan banyak penyuka.

Sajian ulat lucu ini biasanya diolah dengan marinasi kecap asin.

Tetapi, rasa akhirnya bukan asin, melainkan cenderung manis, gurih, dan beraroma bawang putih.

Ketika sedang mengunyah ulat sutera, kita bakal menemukan sensasi meletus di dalam mulut. Maka, cairan bumbu yang gurih dan wangi akan langsung menyatu dengan lembutnya tekstur isi tubuh sang ulat.

Hidangan ini paling pas dinikmati bersama minuman bersoda. Rasanya benar-benar yummy.

Ada yang mengatakan cita rasa daging ulat sutera menyerupai udang. Namun, sebetulnya ulat ini memiliki aroma lebih menggoda dibanding udang, dan sama sekali tidak mengandung aroma amis.

Biasanya ulat sutera tidak disantap bersama nasi, melainkan merupakan camilan selingan di kala senggang. Bukan cuma lezat, ulat yang satu ini juga menyehatkan, karena kaya akan protein, kalsium, dan vitamin. Cobain, yuk! ram

Editor : Suci Irawati

Tinggalkan Komentar