KatusbaTravels

Writingthon Jelajahi Sumedang Siapkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah

Bagikan di:
Hari Tri Santosa

KatusbaNews | Guna mengoptimalkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif, Pemerintah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, bersama PHRI Sumedang berkolaborasi dengan Bitread Publishing Writingthon, melalui gelaran writingthon.

Writingthon merupakan kependekan dari writing marathon, yakni program yang didesain khusus oleh Bitread Publishing. Bentuk kegiatannya berupa kompetisi menulis yang disertai karantina selama empat hari tiga malam.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir merespons positif kegiatan ini. Disebutkan Dony,

selain sebagai pendukung sektor pariwisata, sektor ekonomi kreatif merupakan penggerak utama pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sumedang.

“Wisata dan ekonomi kreatif jadi dua aspek di antara beragam aspek yang menjadi keunggulan Sumedang. Banyak cerita menarik dan inspiratif yang perlu diangkat untuk menambah kecintaan masyarakat terhadap Sumedang dan potensi yang dimiliki Sumedang,” ucap Dony, Minggu (12/1/2020).

Doni yakin bahwa Writingthon akan menjadi program yang dapat merealisasikan harapan-harapan itu.

1000 Pendaftar

Kegiatan Writingthon Jelajahi Sumedang berawal dari  gagasan dan beragam aspirasi yang mencuat dalam forum FGD yang digelar Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Bitread Publishing, Badan Promosi Daerah, PHRI, Genpi, Sumedang Creative Hub, serta sejumlah pegiat budaya dan pariwisata di akhir tahun 2019.

Seluruh aspirasi itu ditampung untuk dijadikan acuan dalam menyusun topik bagi Writingthon Jelajahi Sumedang.

“Masyarakat Sumedanglah yang seharusnya lebih tahu tentang Sumedang,” ujar Kadisparbudpora Kabupaten Sumedang, Hari Tri Santosa, Minggu (13/1/2020).

Isu kurangnya anggaran dan banyaknya pekerjaan pemerintah daerah tidak lantas jadi penghalang untuk melakukan pembangunan daerah, terutama bidang pariwisata.

“Jika bukan kita yang memulai, lalu siapa lagi? Mengingat saat ini banyak generasi muda hebat asal Sumedang yang justru meninggalkan Sumedang untuk memajukan daerah lainnya,” jelas Hari Tri Santosa.

Di daerah lain, metode ini telah diterapkan dan berhasil melahirkan ratusan penulis dari berbagai bidang, latar belakang, dan profesi.

Pada Writingthon Jelajahi Sumedang, akan dipilih 15 orang pemenang untuk menjalani karantina di Sumedang selama empat hari tiga malam. Mereka diwajibkan menjalankan tantangan penulisan yang diberikan.

Sebelumnya, pada akhir tahun 2019, telah dilaksanakan Writingthon Jelajah Kota Garut.

Tahun ini, jumlah pendaftar yang ditargetkan untuk Writingthon Jelajahi Sumedang adalah 1000 pendaftar.

Dieksplor Melalui Writingthon

Baik Writingthon Jelajah Kota Garut maupun Writingthon Jelajahi Sumedang merupakan bagian dari rangkaian Writingthon Jawa Barat. Selanjutnya akan dipilih kota atau kabupaten lainnya untuk dieksplor lebih jauh melalui writingthon.

Kompetisi ini akan dimulai pada tanggal 13 Januari 2020, dan berlangsung selama satu bulan. Para peserta dapat mendaftarkan diri dan mensubmit tulisan melalui tautan writingthon.bitread.id.

Kegiatan ini juga memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah bagi peserta yang bisa menghasilkan karya terbaiknya.

Sedangkan keluaran program ini berupa buku dan konten-konten yang akan dirilis di berbagai media. Kegiatan ini terbuka untuk umum, tanpa dipungut biaya pendaftaran. (*)

Editor: Reza Hamdani Rohmawan

Dina Rizqiana
Dina Rizqiana
Senang menulis dan jalan-jalan.

Tinggalkan Komentar